Perdebatan Soal Pengganti Harry Maguire di Man United
- Terjjadi perdebatan antara legenda Manchester United Paul Scholes dengan eks pelatih Bolton Wanderers, Sam Allardyce, yang menyebut Cristian Romero merupakan pengganti cocok untuk Harry Maguire di Manchester United.
Kontrak Harry Maguire di Manchester United yang akan berakhir pada Juni 2026 kini menjadi perdebatan ketika klub belum juga memberikan tanda-tanda akan memperpanjang ikatan kerja bek berusia 32 tahun tersebut.
Harry Maguire sendiri masih berpeluang hengkang dari Manchester United di bursa transfer musim panas 2026 dan bek Tottenham Hotspur Cristian Romero kini disebut cocok sebagai sosok pengganti.
Hal ini diungkap oleh Paul Scholes yang sempat memberikan pujian kepada Romero selepas kemenangan 2-0 Man United atas Tottenham Hotspur beberapa waktu lalu.
Dalam pertandingan di Stadion Old Trafford itu, Romero mendapatkan kartu merah usai melakukan pelanggaran keras yang kemudian mengubah hasil pertandingan.
Baca juga: Manchester United Putri Buat Sejarah ke Perempat Final Liga Champions
Pujian Scholes untuk Romero
Cristian Romero (kiri) menyundul bola ke arah Erling Haaland (kanan) dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Tottenham Hotspur vs Manchester City di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 1 Februari 2026. (Foto oleh Ben STANSALL / AFP)
Meskipun melakukan pelanggaran keras, Scholes malah memuji Romero dan mengungkap bahwa pemain yang satu ini cocok bermain di Manchester United.
"Saya suka menontonnya bermain. Saya rasa dia sudah kehilangan motivasi di Spurs," ujarnya dilansir dari Mirror.
"Saya akan senang jika dia bermain di United. Saya sangat menyukai karakternya," imbuh Scholes.
Pendapat Scholes ini kemudian dibantah oleh Sam Allardyce, salah satu pelatih yang malang-melintang bersama beberapa klub Liga Inggris.
Sosok yang akrab disapa Big Sam ini mengungkap bahwa cara bertahan Maguire jauh lebih baik daripada Cristian Romero.
Baca juga: Ruang Ganti Manchester United Memanas Tunggu Kontrak Baru Maguire
Bantahan Sam Allardyce untuk Scholes
"Terlalu berisiko [bagi United untuk merekrutnya]. Terlalu berisiko. Jujur saja, terlalu berisiko," ujar Allardyce.
"Dengar, seorang bek tengah, prioritas pertama Anda, sehubungan dengan apa yang dikatakan Scholes, dan saya menghormati pendapatnya, adalah menjadi seorang bek," imbuhnya.
Allardyce kemudian menambahkan bahwa seorang bek dilihat dari cara bertahan, bukan dari cara membawa bola.
Menurutnya, apa yang dilakukan Romero soal keunggulan dalam hal membawa bola tidak akan membuat orang lain melihat seberapa baik dalam bertahan.
"Karena ada 30 pelatih yang berkeliling dan berkata, 'Bisakah dia bermain dari belakang?' Bisakah dia bertahan?! Seperti bek sayap. Itulah tugas mereka," ungkap Allardyce.
Baca juga: Ada Bruno Fernandes, McTominay Diminta Tak Balik ke Manchester United
Cristian Romero sendiri masih terikat kontrak di Tottenham Hotspur hingga 2029 dan Manchester United harus merogoh kocek cukup dalam untuk merekrutnya.
Jika Romero hengkang ke Manchester United, dirinya akan berpasangan dengan duet solid di Timnas Argentina, yaitu Lisandro Martinez.
Sejak ditangani oleh Michael Carrick dan turun dalam formasi empat bek, Lisandro Martinez selalu berpasangan dengan Harry Maguire di Manchester United.