Alasan Bos Wasit Serie A Tunjuk La Penna Pimpin Inter vs Juventus
- Wasit yang memimpin pertandingan antara Inter Milan dan Juventus, Federico La Penna, menjadi sorotan tajam setelah partai yang berlangsung panas tersebut.
Pertandingan Inter Milan vs Juventus bergulir pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB dan berakhir dengan kemenangan 3-2 bagi Nerazzurri.
Namun, perhatian tertuju kepada wasit Federico La Penna yang memberikan kartu kuning kedua kepada Pierre Kalulu dalam situasi kontroversial.
Sekarang, kehadiran La Penna untuk memimpin laga dengan tekanan sangat tinggi ini pun mengundang perhatian.
Meski La Penna telah memimpin 96 pertandingan Serie A, ia masih dianggap sebagai wasit lokal yang belum pernah terlibat di tingkat elite Eropa.
Suara Sumbang bagi La Penna
Sejumlah skeptisisme muncul sebelum pertandingan dimulai, terutama karena rekam jejak La Penna di pertandingan besar lainnya yang terbatas.
Di tingkat internasional, La Penna baru mulai berinteraksi dengan UEFA dan FIFA tahun lalu, namun hanya dalam peran VAR.
Baca juga: Wasit La Penna Keliru Usir Kalulu, Gianluca Rocchi: Kami Sangat Menyesal
Setelah pertandingan, La Penna menghadapi kritik tajam karena kesalahan yang mempengaruhi hasil akhir pertandingan.
Ia memberikan kartu merah kepada Pierre Kalulu setelah menganggapnya melakukan pelanggaran, padahal itu adalah diving dari Alessandro Bastoni.
Bek Juventus Pierre Kalulu menerima kartu merah dari wasit Federico La Penna pada pertandingan akbar pekan ke-25 Serie A Inter Milan vs Juventus yang bergulir di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.
"Ini mengecewakan, jelas sekali La Penna tidak sanggup memimpin pertandingan sebesar ini," ungkap Giorgio Chiellini, mantan bek Juventus.
Gianluca Rocchi, penunjuk wasit Liga Italia, mengakui kesalahan La Penna dan meminta maaf atas insiden tersebut.
Alasan Penujukkan La Penna
Namun, pertanyaan muncul: Mengapa Rocchi memilih La Penna untuk laga penting ini?
Menurut Calciomercato, Rocchi ingin memberi La Penna kesempatan untuk membuktikan kemampuan setelah penampilannya yang meningkat di kompetisi 2025-2026.
Jika La Penna dapat menunjukkan performa bagus, ia berpeluang untuk menjadi wasit UEFA-FIFA dari Italia.
Baca juga: Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu, Media Italia Beri Rapor Merah untuk Wasit La Penna
Rocchi juga melihat La Penna memiliki karakteristik yang mirip dengan Daniele Doveri, yang saat ini dianggap sebagai wasit terbaik di Italia.
La Penna diharapkan dapat menjaga kelancaran pertandingan tanpa banyak menghentikan permainan.
Namun, setelah insiden ini, reputasi La Penna jelas terkena tamparan besar an ia mungkin akan diistirahatkan dari tugas wasit untuk waktu yang lama.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa ia mungkin hanya akan ditugaskan di Serie B atau sebagai VAR dalam pertandingan Serie A mendatang.
Tag: #alasan #wasit #serie #tunjuk #penna #pimpin #inter #juventus