ACL 2 2025-2026: CAHN Turunkan Pemain Ilegal, Tampines Rovers Berpotensi Menang WO
Klub asal Vietnam, Cong An Ha Noi (CAHN) dikabarkan terancam mendapat sanksi serius dari AFC usai dituduh menurunkan pemain ilegal.
Cong An Ha Noi menurunkan dua pemain yang tengah menjalani skorsing satu pertandingan pada leg pertama babak 16 besar ACL 2 2025-226.
Adapun dua pemain yang dimaksud adalah gelandang asal Australia, Stefan Mauk, dan penyerang asal Brasil, Rogerio Alves atau China.
Sebelumnya, CAHN berhasil meraih kemenangan telak 4-0 atas Tampines Rovers saat bertanding di Stadion Hang Day, Hanoi, pada Rabu (11/2/2026) lalu.
Baca juga: Persib Tatap Mimpi Remontada di Leg 2, tapi Catatan Historis ACL 2 Kurang Berpihak
Empat gol CAHN dicetak salah satunya oleh China (37'), serta Nguyen Dinh Bac (90+2') dan brace dari Nguyen Quang Hai (24', 26').
Dengan kejadian tersebut, Tampines Rovers berpeluang mengikuti jejak klub senegaranya, Lion City Sailors yang sempat mengalami hal yang sama pada musim lalu saat menghadapi Sanfrecce Hiroshima.
Kala itu Lion City Sailors diberi kemenangan 3-0 pada leg pertama dan bermain imbang 1-1 pada leg kedua dan unggul agregat 4-1 sekaligus lolos ke babak semifinal.
PSM Makassar tidak berhasil melanjutkan langkah mereka menuju final ASEAN Club Championship setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Cong An Ha Noi FC vs PSM Makassar pada leg kedua semifinal di Stadion Hang Day, Hanoi, pada Rabu (30/4).
Hukuman Dua Pemain CAHN
Mengutip dari ESPN, melalui data pertandingan resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) membuktikan bahwa kedua pemain tersebut telah menerima kartu kuning ketiga saat kalah 0-1 melawan Tai Po dari Hong Kong.
Peraturan kompetisi ACL 2, berdasarkan Pasal 59.1.1, menyatakan bahwa setiap pemain yang telah menerima kartu kuning dalam tiga pertandingan terpisah akan secara otomatis diskors dari pertandingan berikutnya.
Baca juga: ACL Elite 2025-2026: Klub Jepang dan China Seperti Langit dan Bumi
Melihat aturan tersebut, tentu Mauk dan China, seharusnya dilarang tampil pada leg pertama babak 16 besar pada Rabu lalu.
Akan tetapi, seandainya kedua pemain hanya menerima maksimal dua kartu kuning, catatan mereka akan dihapus untuk babak selanjutnya sesuai dengan Pasal 59.1.3 peraturan turnamen.
Dengan pelanggaran tersebut, kemenangan 4-0 CAHN atas Tampines Rovers bisa saja dibatalkan oleh AFC.
AFC Segera Putuskan Pekan Depan
Menurut sumber ESPN, AFC mengetahui adanya potensi pelanggaran tersebut dan akan mengumumkan keputusan pada awal pekan depan.
Dalam hal ini, Tampines Rovers akan menghadapi CAHN pada leg kedua yang digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura.
Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh ESPN, Tampines memang belum mengajukan banding secara resmi, namun AFC telah diberi tahu mengenai situasi tersebut.
Baca juga: Jadwal Leg ke-2 Ratchaburi Vs Persib di Babak 16 Besar ACL 2 2025-2026
Meski begitu, mereka masih terus menunggu pernyataan resmi dari AFC mengenai masalah ini.
Jika AFC memutuskan untuk memberikan sanksi kepada CAHN, tentu akan menjadi keuntungan bagi Tampines yang akan mendapat skor 3-0 karena kemenangan Walk Out (WO).
Selain itu, peluang Tampines Rovers untuk lolos ke babak 8 besar semakin terbuka lebar.
Tag: #2025 #2026 #cahn #turunkan #pemain #ilegal #tampines #rovers #berpotensi #menang