Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola Pidato Berapi-api Soal Penderitaan Anak-anak Palestina [Instagram]
20:48
13 Februari 2026

Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan

Baca 10 detik
  • Pep Guardiola vokal menyuarakan dukungan Palestina dalam konser amal Barcelona, mengkritik sikap diam dunia terhadap Gaza.
  • Ia juga menyoroti konflik global lain, menekankan bahwa nyawa manusia harus diutamakan daripada ideologi apa pun.
  • Guardiola memiliki rekam jejak mendukung kemerdekaan Catalunya dan aktif menyuarakan isu sosial serta anti-rasisme.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tak lagi sekadar dikenal sebagai salah satu juru taktik paling berpengaruh di era sepak bola modern.

Di luar lapangan, Guardiola menjelma menjadi figur publik yang kerap menyuarakan sikap politik, sosial, dan kemanusiaan.

Soroti Palestina dan Konflik Dunia

Dalam sebuah konser amal di Barcelona untuk mendukung rakyat Palestina, Guardiola menyampaikan pidato emosional yang langsung viral.

Ia menyoroti penderitaan warga sipil, terutama anak-anak, serta mengkritik sikap diam komunitas internasional terhadap kekerasan di Gaza.

Tak berhenti di situ, beberapa hari kemudian jelang laga resmi Manchester City, Guardiola kembali menegaskan sikapnya di hadapan media Inggris.

Ia menyebut konflik di Palestina, Ukraina, hingga Sudan, sembari menekankan bahwa pembelaan terhadap nyawa manusia harus berada di atas kepentingan ideologi apa pun.

Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap [Instagram] PerbesarPelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap [Instagram]

Pernyataan tersebut memicu respons beragam. Sejumlah kalangan menilai Guardiola mencampuradukkan sepak bola dengan politik.

Bahkan, perwakilan komunitas Yahudi di Manchester menyampaikan keberatan atas cara ia membahas konflik Timur Tengah, dan meminta pendekatan yang lebih seimbang.

Guardiola merespons dengan tegas: ia mengutuk semua perang dan kematian warga sipil tanpa kecuali, serta menegaskan sikapnya bukan ditujukan terhadap kelompok tertentu, melainkan terhadap segala bentuk ketidakadilan.

Dukung Kemerdekaan Catalunya

Sikap politik Guardiola bukan hal baru. Sejak lama, mantan pelatih Barcelona itu dikenal sebagai pendukung kemerdekaan Catalunya.

Pada 2017, ia ikut serta dalam aksi mendukung hak menentukan nasib sendiri bagi Catalunya.

Setahun berselang, ia sempat mendapat sanksi dari Federasi Sepak Bola Inggris karena mengenakan pita kuning di jasnya saat pertandingan.

Selain isu Palestina dan Catalunya, Guardiola juga aktif menyuarakan dukungan terhadap gerakan anti-rasisme, termasuk kampanye Black Lives Matter setelah kematian George Floyd.

Ia berkali-kali menegaskan bahwa sepak bola tidak bisa dipisahkan dari realitas sosial. Menurutnya, diam dalam situasi tertentu sama saja dengan mengambil sikap.

Sebagai pelatih dengan panggung global dan jutaan pengikut, Guardiola memahami pengaruh yang ia miliki. Ia memilih menggunakan platform tersebut untuk menyuarakan nilai-nilai yang diyakininya.

Kontributor: Adam Ali

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #dari #palestina #hingga #catalan #merdeka #deretan #sikap #politik #guardiola #yang #jadi #sorotan

KOMENTAR