Pelatih Keturunan Indonesia Ditolak Suporter Tottenham Hotspur, Disebut Tak Punya Kemampuan
Pemecatan Thomas Frank sebagai pelatih kepala Tottenham Hotspur memicu spekulasi bahwa pelatih sementara akan dipegang oleh John Heitinga. (Instagram John Heitinga)
18:18
13 Februari 2026

Pelatih Keturunan Indonesia Ditolak Suporter Tottenham Hotspur, Disebut Tak Punya Kemampuan

Baca 10 detik
  • Manajemen Tottenham memecat Thomas Frank karena kegagalan meraih kemenangan di Premier League sepanjang 2026.
  • John Heitinga langsung memimpin sesi latihan pertama dan disebut kandidat kuat pelatih interim Tottenham Hotspur.
  • Suporter Tottenham Hotspur memberikan respon negatif terhadap potensi penunjukan Heitinga sebagai pelatih sementara tim mereka.

Pemecatan Thomas Frank sebagai pelatih kepala Tottenham Hotspur memicu spekulasi bahwa pelatih sementara akan dipegang oleh John Heitinga.

Namun rumor soal itu langsung mendapat respon negatif dari suporter Tottenham Hotspur.

Tottenham gagal meraih satu pun kemenangan di Premier League sepanjang 2026. Rentetan hasil negatif itu membuat manajemen klub akhirnya mengambil keputusan tegas dengan memberhentikan Frank.

Media Inggris melaporkan bahwa Heitinga langsung memimpin sesi latihan pertama usai pemecatan pelatih asal Denmark tersebut.

Bahkan, pelatih keturunan Indonesia itu disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi manajer interim hingga akhir musim.

Sayangnya rencana menjadikan Heitinga sebagai pelatih sementara rupanya tidak mendapat sambutan positif dari suporter.

Dengan jarak Tottenham yang hanya terpaut lima poin dari peringkat ke-18, West Ham United, ancaman degradasi mulai terasa nyata.

Di media sosial, banyak fans mempertanyakan kapasitas Heitinga.

“Apa yang sudah dia tunjukkan sampai layak jadi pelatih kepala?” tulis seorang pendukung.

“Pekerjaan terakhirnya tidak berjalan baik,” komentar lainnya.

Sebagian fans menilai pelatih keturunan Bangka itu cocok sebagai asisten, tetapi belum memiliki aura dan kapasitas sebagai pelatih utama.

Heitinga sebelumnya sempat dipercaya menangani Ajax. Ia mendapat dukungan penuh dari direktur olahraga saat itu, Alex Kroes, pada awal musim.

Namun kerja sama tersebut berakhir dengan kekecewaan. Heitinga dipecat pada November setelah performa tim dinilai tak sesuai harapan.

Meski demikian, ia cepat mendapatkan pekerjaan baru di Tottenham sebagai bagian dari staf kepelatihan Thomas Frank.

Kontributor: M.Faqih

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #pelatih #keturunan #indonesia #ditolak #suporter #tottenham #hotspur #disebut #punya #kemampuan

KOMENTAR