Nova Arianto Jadi Sosok Kunci di Tiga Level Timnas, Mulai U-17 Hingga Jadi Asisten di Senior
Nova Arianto pimpin U-17 dalam masa transisi, dipromosikan ke U-20 dan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia era John Herdman. (pssi.org)
13:48
13 Februari 2026

Nova Arianto Jadi Sosok Kunci di Tiga Level Timnas, Mulai U-17 Hingga Jadi Asisten di Senior

Baca 10 detik
  • Nova Arianto memegang peran kunci di tiga tingkatan tim nasional, meliputi U-17, U-20, dan sebagai asisten pelatih senior.
  • Nova berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 lolos Piala Dunia, sebelum dipromosikan menjadi pelatih kepala Timnas U-20.
  • Federasi meminta Nova Arianto kembali menjadi asisten pelatih tim senior mendampingi John Herdman untuk agenda FIFA Series Maret.

Di tengah era baru kepelatihan Timnas Indonesia, satu nama lokal justru semakin tak tergantikan perannya yaitu Nova Arianto.

Nova Arianto kini seolah menjadi sosok kunci di tiga level tim nasional sekaligus, dari menangani tim U-17 yang sedang masa transisi, dipromosikan ke U-20, hingga kembali ditarik menjadi asisten John Herdman di tim senior.

Fenomena ini menunjukkan betapa vitalnya peran Nova, sekaligus mengisyaratkan adanya tantangan bagi PSSI dalam menemukan pelatih lokal lain dengan kualitas setara.

Setelah era Shin Tae-yong berakhir, Nova yang sebelumnya menjadi asisten di berbagai kelompok umur, sempat dipercaya memimpin Timnas Indonesia U-17.

Performanya pun gemilang karena berhasil mengantarkan Garuda Asia mentas di Piala Dunia U-17.

Oleh sebab itu, mantan bek Persib Bandung ini dipromosikan untuk menukangi Timnas Indonesia U-20. Keputusan ini secara otomatis membuat kursi pelatih kepala tim U-17 lowong.

Meskipun nama Kurniawan Dwi Yulianto disebut menangani U-17, nyatanya dalam dua laga uji coba melawan China pekan lalu, Nova Arianto yang masih berdiri di pinggir lapangan dan memimpin tim.

PSSI berdalih bahwa ini adalah bagian dari masa transisi, di mana Nova membantu pelatih baru untuk melakukan observasi awal.

"Dua game ini menjadi bahan untuk pelatih timnas U-17 yang baru (Kurniawan Dwi Yulianto) dalam mengobservasi tim," terang Nova.

"Harapannya masa transisi ini bisa berjalan dengan baik dan tradisi kita menuju Piala Dunia bisa tercapai," imbuhnya lagi.

Situasi serupa terjadi di level tim senior. Setelah posisi asisten pelatih lokal sempat ditiadakan di era singkat Patrick Kluivert, PSSI kini kembali mencari sosok pendamping untuk John Herdman.

Namun, hingga mendekati agenda FIFA Series pada Maret mendatang, federasi belum juga menemukan kandidat yang tepat.

Alhasil, lagi-lagi Nova Arianto yang diminta untuk mengisi posisi lamanya tersebut. Ketua BTN, Sumardji, mengonfirmasi langsung penugasan ini.

"Saya sudah sampaikan agar sesuai komitmen, harus ada asisten pelatih lokal yang turut serta di timnas Indonesia senior,” ucap Sumardji.

"Sementara yang senior ini ada Nova Arianto. Dia akan bertugas di FIFA Series 2026," terangnya.

Beban kerja yang menumpuk di pundak Nova Arianto ini secara tidak langsung menjadi cerminan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam regenerasi pelatih lokal berkualitas untuk mengisi pos-pos strategis di tim nasional.

Editor: Arif Budi

Tag:  #nova #arianto #jadi #sosok #kunci #tiga #level #timnas #mulai #hingga #jadi #asisten #senior

KOMENTAR