Tampil Apik dengan Como, Jean Butez Dipantau Pelatih Timnas Perancis
Penjaga gawang utama Como 1907, Jean Butez, tengah menjadi pusat perhatian menyusul performa impresifnya di panggung Liga Italia.
Berkat polesan pelatih Cesc Fabregas, kiper berusia 30 tahun tersebut kini berpeluang besar untuk menembus skuad tim nasional Perancis guna menghadapi Piala Dunia 2026.
Keberhasilan Fabregas mengangkat performa Jean Butez menjadikannya sebagai salah satu pemain senior yang bertransformasi menjadi kiper level elite di kompetisi Serie A.
Loncatan karier ini tergolong sensasional bagi sang pemain yang sebelumnya tidak pernah memiliki rekam jejak bersama tim nasional di level junior sekalipun.
Sejak bergabung pada pertengahan musim lalu, Jean Butez tampil sangat solid di bawah mistar gawang.
Baca juga: Puji Kinerja Cesc Fabregas, Gianluca Zambrotta Dukung Como 1907 Tembus Liga Champions
Hingga kini, ia tercatat sebagai kiper dengan rekor nirbobol atau clean sheet terbaik di Liga Italia.
Dalam 23 pertandingan, ia berhasil menjaga gawangnya tetap perawan sebanyak 12 kali.
Statistik menawan ini membuat dirinya sejajar dengan kiper Inter Milan, Yann Sommer.
Hebatnya lagi, catatan tersebut melampaui statistik penjaga gawang utama tim nasional Perancis yang bermain untuk AC Milan, Mike Maignan, yang sejauh ini mengantongi 10 hasil clean sheet.
Nama Butez kian meroket setelah dirinya menjadi pahlawan yang membawa timnya melaju ke semifinal Coppa Italia usai mengandaskan perlawanan Napoli.
Radar Didier Deschamps dan Skuad Piala Dunia
Ketajaman insting Butez di Como 1907 akhirnya terendus oleh pelatih timnas Perancis, Didier Deschamps.
Baca juga: Fabregas Bawa Como Tampil Tanpa Takut di Liga Italia, Legenda Klub Angkat Topi
Situasi ini juga dipicu oleh menurunnya menit bermain kiper nomor dua Perancis saat ini, Lucas Chevalier, di level klub.
Deschamps menegaskan bahwa dirinya sangat mempertimbangkan konsistensi pemain sebagai syarat pemanggilan skuad.
Ekspresi Didier Deschamps dalam laga final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Perancis di Stadion Lusail, Doha, Qatar, 18 Desember 2022. (Photo by JACK GUEZ / AFP)
"Bagaimana jika Chevalier terus tidak bermain? Jangan tanyakan itu kepada saya sekarang," kata Deschamps seperti dikutip dari L'Equipe.
"Kita akan lihat perkembangannya seiring perjalanan waktu. Saya tidak bilang semua orang punya kesempatan tetapi Butez serta Risser adalah penjaga gawang yang luar biasa dan kami memantau mereka."
Kerja Keras Kolektif di Bawah Fabregas
Sebelum dipoles oleh Cesc Fabregas, karier Butez lebih banyak dihabiskan di tim cadangan Lille dan Liga Belgia bersama Mouscron serta Antwerp.
Namun, dalam kurun waktu satu tahun di Italia, ia tiba-tiba menjadi kandidat kuat pelapis Mike Maignan.
Meski mendapatkan banyak pujian individu, sang kiper memilih untuk tetap rendah hati.
"Ini adalah hasil kerja seluruh tim," kata Butez soal performanya di Liga Italia yang telah mendapatkan 12 hasil clean sheet.
Baca juga: Antonio Conte Terancam Diselidiki FIGC Usai Hina Wasit saat Kalah dari Como 1907
Ia menambahkan bahwa pencapaiannya adalah buah dari filosofi bermain yang diterapkan pelatih.
"Kami bersama-sama mencetak gol, bersama-sama mencari solusi bekerja dengan bola, dan bersama-sama mencegah tim kebobolan. Nama saya ada di daftar itu tetapi performa tim lebih penting," pungkas Jean Butez dikutip dari TuttoMercatoWeb.
Tag: #tampil #apik #dengan #como #jean #butez #dipantau #pelatih #timnas #perancis