Persebaya Menang 4 Laga Beruntun, Tavares Minta Bajul Ijo Rendah Hati
– Tren positif Persebaya Surabaya di bawah arahan Bernardo Tavares terus berlanjut.
Pada laga perdana putaran kedua Super League 2025–2026, tim beralias Bajul Ijo tampil meyakinkan dengan meraih kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah PSIM Yogyakarta.
Laga PSIM vs Persebaya digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore.
Tiga gol kemenangan Persebaya dicetak oleh Gali Freitas (35'), Bruno Paraiba (74'), dan Rachmat Irianto (84').
Hasil ini tidak hanya jadi tambahan tiga poin penting, tetapi juga memperpanjang catatan positif Persebaya sejak ditangani Bernardo Tavares.
Sebelumnya, pelatih asal Portugal itu sukses mempersembahkan kemenangan 2-1 atas Malut United pada laga debutnya bersama tim.
Persebaya kini mencatatkan hasil impresif dengan selalu meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.
“Saya bangga kepada para pemain, tetapi kami harus rendah hati. Karena saat menang bukan berarti semuanya baik-baik saja dan saat kalah bukan berarti semuanya buruk,” ujar mantan pelatih PSM Makassar itu.
Akui Masih Ada PR yang Harus Dibenahi
Menurut Tavares kemenangan atas PSIM ini tidak boleh menutup mata tim terhadap kekurangan yang masih terlihat di lapangan.
Persebaya dinilai masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera diperbaiki.
Salah satunya terlihat pada babak pertama ketika Bruno Moreira dkk kesulitan menembus pertahanan rapat PSIM yang tampil disiplin.
Organisasi pertahanan Persebaya yang sempat memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan, juga jadi perhatian
“Saya pikir di babak pertama, kami sedikit kesulitan. Kami sebenarnya bisa melepas 2-3 tembakan, tapi dicegah oleh bek lawan, lalu akhirnya kami bisa mencetak gol,” ujar Bernardo Tavares.
“Tetapi pada 15 menit terakhir babak pertama, kami memberi banyak ruang di antara lini pertahanan dan lini serang. Ruang tersebut membuat para pemain lawan untuk melepas tembakan dari luar kotak penalti, umpan silang, dan kami harus memperbaiki hal itu,” imbuhnya.
Pekan ke-17 Super League 2025-2026 melawan Malut United menjadi laga debut pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.
Situasi tersebut membuat PSIM beberapa kali mengancam melalui tembakan jarak jauh dan bola-bola silang ke area pertahanan Persebaya.
Evaluasi di Ruang Ganti Jadi Titik Balik
Kemenangan telak Persebaya atas PSIM tidak lepas dari evaluasi yang dilakukan tim pelatih saat jeda babak pertama.
Tavares mengungkapkan bahwa perubahan pendekatan permainan di babak kedua menjadi kunci tampilnya Persebaya dengan performa yang lebih dominan.
“Pada jeda babak, kami bicara bahwa kami tidak bermain cukup baik. Saya pikir pada babak kedua, para pemain bermain lebih baik,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
“Saya pikir di babak kedua, kami membuktikan pantas untuk menang, menciptakan banyak peluang besar untuk gol, menambah dua gol, dan akhirnya menang 3-0,” tambah pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Ia juga mengapresiasi kemampuan para pemain dalam memahami instruksi serta menerapkan strategi yang telah disiapkan.
“Saya pikir para pemain mengerti dan hal terbaik adalah memahami hal itu. Sementara hal lain yang harus dilakukan adalah mengurangi ruang gerak mereka (PSIM) dan mencoba untuk mengendalikan permainan,” sambungnya.
Sementara itu tambahan tiga poin dari laga ini membuat Persebaya menggusur PSIM dari posisi keenam klasemen sementara Super League 2025-2026.
Bajul Ijo memperoleh 31 poin, hasil dari delapan kemenangan, tujuh kali imbang, dan tiga kekalahan.
Tag: #persebaya #menang #laga #beruntun #tavares #minta #bajul #rendah #hati