Kata Cristian Gonzales Piala AFF Tak Bisa Jadi Tolok Ukur Menilai John Herdman
- Eks pemain Timnas Indonesia, Cristian Gonzales, memberikan pandangannya tentang pelatih baru Tim Garuda, John Herdman, yang akan memimpin Indonesia di ajang ASEAN Championship 2026.
Gonzales menekankan bahwa tujuan utama Herdman melatih Timnas Indonesia bukan hanya untuk menjuarai turnamen sekelas ASEAN Championship yang dulunya bernama Piala AFF, tetapi juga untuk mencapai target yang lebih ambisius.
Menurutnya, masyarakat Indonesia tidak perlu terlalu menaruh beban kepada pelatih asal Kanada tersebut jika hasil di ASEAN Championship 2026 tidak sesuai harapan.
Gonzales mengingatkan bahwa tujuan utama PSSI mendatangkan Herdman adalah untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030, bukan hanya untuk kejuaraan regional.
Sebagai informasi, Cristian Gonzales pernah merasakan atmosfer kejuaraan Asia Tenggara saat dirinya ikut mengantar Timnas Indonesia ke final Piala AFF 2010.
Tetapi, Timnas Indonesia yang saat itu diasuh Alfred Riedl harus menerima kekalahan dari Malaysia di final yang berlangsung dalam dua leg.
Total, Timnas Indonesia sudah enam kali mentas di final Piala AFF atau ASEAN Championship dan belum berhasil jadi juara.
Adapun ASEAN Championship 2026 akan kembali digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Sebelum ini, ASEAN Championship biasanya diputar pada akhir tahun.
Harapan baru tentu datang seiring kehadiran pelatih anyar, John Herdman, di kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
Herdman jelas diharapkan bisa menorehkan sejarah dengan menjuarai ASEAN Championship bersama Timnas Indonesia untuk pertama kalinya.
Hasil undian ASEAN Championship 2026 memastikan Timnas Indonesia masuk ke dalam Grup A dengan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang play-off antara Timor Leste dan Brunei Darussalam.
Indonesia terhindar dari grup yang lebih berat karena tidak bertemu Thailand dan Malaysia yang berada di Grup B bersama Myanmar, Filipina, dan Laos.
Harapan untuk Timnas Indonesia meraih gelar juara di level regional sangat terasa di kalangan masyarakat Indonesia, terutama setelah Tim Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Legenda Timnas Indonesia Cristian Gonzales kala berbicara kepada media dalam acara XSeries-2 di GOR UNJ, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Cristian Gonzales Minta Timnas Indonesia Tak Larut dalam Kegagalan
Cristian Gonzales, yang ditemui media dalam acara XSeries-2 di GOR UNJ, Jakarta, pada Sabtu (17/1/2026), menyampaikan pandangannya tentang ekspektasi terhadap Timnas Indonesia.
"Jika kita berbicara kepada para pemain secara personal, itu pasti ada kegagalan, tetapi di mana kita gagal, kita tidak bisa memikirkan bahwa kita gagal, tidak, kita hari ini gagal, besok kita mulai lagi," ujarnya dilansir dari BolaSport.
"Karena pemain profesional jalannya masih panjang, masih ada yang lain selain Piala AFF, nanti juga ada Piala Dunia 2030," tambahnya.
"Untuk pelatih baru John Herdman yang baru datang ke Indonesia, sekarang fokus untuk AFF, tapi saya minta tolong di ajang Piala AFF, kita tidak bisa menilai pelatih kita berdasarkan kompetisi itu saja," jelasnya.
Herdman Punya Rekam Jejak Loloskan Tim ke Piala Dunia
Menurut Gonzales, John Herdman datang ke Indonesia dengan visi jangka panjang yang lebih besar daripada sekadar menjuarai turnamen regional.
Herdman memiliki rekam jejak yang mengesankan setelah berhasil membawa tim nasional Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar untuk pertama kalinya sejak 1986.
Keberhasilan Herdman tersebut menjadi salah satu alasan PSSI mempercayakan kursi pelatih kepala kepada dirinya.
Tag: #kata #cristian #gonzales #piala #bisa #jadi #tolok #ukur #menilai #john #herdman