Sudah Waktunya Tottenham Pecat Thomas Frank, Ruben Amorim Layak Jadi Pengganti
Hasil buruk yang terus dialami Tottenham mebuat posisi Thomas Frank sebagai pelatih kepala mulai mendapat sorotan tajam.
Tottenham belum merasakan kemenangan kembali dalam empat laga terakhir dengan hasil dua imbang melawan Brentford (0-0) dan Sunderland (1-1) dan dua kali kalah melawan Bournemouth (2-3) dan Aston Villa (1-2).
Thomas Frank merupakan manajer baru Tottenham yang didatangkan pada musim ini dari Brentford setelah kepergian Ange Postecoglou.
Pelatih asal Denmark itu tengah berada dalam tekanan usai Tottenham kembali kalah di Piala FA atas Aston Villa pada akhir pekan lalu.
Selain itu, Tottenham juga berada di peringkat ke-14 klasemen Premier League dengan torehan 27 poin dari 21 pertandingan.
Posisi Thomas Frank saat ini belum sepenuhnya aman di Tottenham, meskipun ia masih mendapat dukungan dari jajaran manajemen klub.
Akan tetapi, tak sedikit pihak yang menilai jika sudah waktunya Tottenham memecat Thomas Frank jika tak ingin meraih hasil yang jauh lebih buruk.
Pelatih Ruben Amorim bereaksi usai pertandingan pekan ke-19 Premier League Man United vs Wolves di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.
Ruben Amorim Layak Jadi Pengganti
Mantan bek Arsenal, Sol Campbell, menyebut mantan pelatih Manchester United, Ruben Amorim, sebagai calon ideal pelatih Tottenham Hotspur berikutnya.
Campbell meyakini jika Amorim akan menjadi pilihan bijak bagi Tottenham untuk menggantikan Frank, apabila mereka akhirnya memilih untuk mengganti juru taktik.
“Ruben Amorim akan menjadi manajer ideal untuk Tottenham. Mereka akan mempertimbangkannya,” kata Campbell kepada Sky Bet dikutip dari Football London.
Campbell merasa jika Ruben Amorim tidak akan kembali ke Portugal dan kemungkinan akan membuka komunikasi dengan Spurs.
“Mereka mungkin sedang berbicara dengannya sekarang; itu tidak akan mengejutkan saya. Saya rasa dia tidak akan kembali ke Portugal.”
"Tottenham akan berbicara dengannya untuk melihat apakah ada situasi yang mengkhawatirkan, akan ada orang-orang yang berbicara di balik layar," tambahnya.
Thomas Frank Kurang Cocok di Spurs
Mantan pemain Tottenham itu juga meyoroti performa Thomas Frank yang sukses di Brentford, namun tidak berlanjut ke Spurs.
Menurutnya, Thomas Frank saat ini berada di level yang berbeda saat menerima tawaran melatih Tottenham.
“Thomas Frank adalah manajer top, tetapi dia tidak lagi di Brentford – ini klub yang berbeda. Tottenham adalah klub besar dan orang-orang menuntut banyak hal."
"Mereka menginginkan kesuksesan dan ingin terus maju dengan cara yang sukses. Jadi, saya tidak akan terkejut jika mereka berbicara dengan manajer lain," ujarnya.
Campbell mengatakan jika Thomas Frank hanya perlu membuktikan performa yang bagus, bukan sekedar kemenangan.
“Jelas, jika dia mulai membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan serta menunjukkan performa yang bagus, itu akan membantu."
"Terkadang Anda tidak perlu menang, tetapi jika Anda bisa menunjukkan performa yang bagus dan menunjukkan bahwa Anda bergerak ke arah yang benar, itu bisa membantu.”
Jika tak mampu memberikan perubahan, bukan tak mungkin manajemen klub akan membuka pembicaraan lagi dengan pelatih baru.
“Tapi mereka akan berbicara dengan manajer lain. Itu bagian yang tak terpisahkan sampai Anda menunjukkan siapa diri Anda dan mulai menang secara teratur,” tutupnya.
Tag: #sudah #waktunya #tottenham #pecat #thomas #frank #ruben #amorim #layak #jadi #pengganti