Alarm Bahaya Cremonese Berbunyi Usai Emil Audero dkk Dihajar Juventus 0-5
Penyerang Cremonese, Jamie Vardy, merayakan gol bersama rekan satu timnya pada laga Serie A Italia antara Cremonese dan Juventus di Stadion Giovanni Zini di Cremona pada 1 November 2025.(AFP/MARCO BERTORELLO)
10:08
13 Januari 2026

Alarm Bahaya Cremonese Berbunyi Usai Emil Audero dkk Dihajar Juventus 0-5

Pelatih Cremonese, Davide Nicola memberikan komentar seusai tim asuhannya kalah telak 0-5 dari Juventus pada pekan ke-20 Serie A Liga Italia 2025-2026.

Pertandingan Juventus vs Cremonese berlangsung di Stadion Allianz, Turin, pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.

Lima gol kemenangan Juventus yang dicetak oleh Gleison Bremer (12'), Jonathan David (15'), Kenan Yildiz (35'), Filippo Terraciano (45' GBD), dan Weston McKennie (64').

Kekalahan tersebut membuat Cremonese memperpanjang rekor buruk mereka menjadi enam laga tanpa kemenangan.

Selain itu, total sudah ada 11 gol yang bersarang di gawang Emil Audero dan hanya mmampu mencetak 2 gol.

"Kami kalah dalam pertandingan dengan hasil akhir yang telak, tetapi saya menyukai keberanian yang kami tunjukkan. Itu adalah pertandingan yang aneh," ujar Nicola kepada Sky Sports.

Cremonese saat ini tertahan di peringkat ke-13 dengan 22 poin. Sementara itu, Juventus berhasil menembus tiga besar dengan koleksi 39 poin. 

Lois Openda (kanan) merayakan gol dengan Manuel Locatelli dan Kenan Yildiz (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs AS Roma di Stadion Allianz di Turin, Italia utara, pada 20 Desember 2025. (Foto oleh MARCO BERTORELLO / AFP)AFP/MARCO BERTORELLO Lois Openda (kanan) merayakan gol dengan Manuel Locatelli dan Kenan Yildiz (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs AS Roma di Stadion Allianz di Turin, Italia utara, pada 20 Desember 2025. (Foto oleh MARCO BERTORELLO / AFP)

Gol Pertama Hancurkan Mental

Davide Nicola menganggap mental para pemainnya mulai terganggu saat Juventus berhasil mencetak gol pertama yang dilakukan secara tak sengaja oleh Bremer.

Namun, ia menyayangkan proses gol tersebut berawal dari pelanggaran yang dianggap janggal.

Setelah gol tersebut, muncul gol kedua yang dicetak oleh Jonathan David yang semakin meruntuhkan mentalitas anak asuhnya.

"Gol keberuntungan pertama (Juventus) membuat saya gugup; itu bisa terjadi, tetapi itu berasal dari pelanggaran terhadap Yildiz yang tidak saya mengerti, dan itu membuat saya gugup."

"Kami membangun serangan dan bermain dengan berani, tetapi setelah unggul 2-0, yang didahului oleh pergerakan hebat kami, kami kebobolan, kemudian kami tidak terlalu bersemangat," tandasnya. 

Lebih dari itu, Nicola memuji permainan Juventus yang sangat kompetitif dan sulit untuk disaingi oleh Emil Audero dkk.

Selain itu, ia juga menyoroti jadwal kompetisi yang padat sehingga mempengaruhi kondisi tim asuhannya.

"Kami juga menghadapi Juve yang kompetitif, yang sangat disayangkan karena kami ingin menguji diri kami sendiri. Setelah unggul 3-0, menjadi sulit. 

"Anda tidak pernah ingin menyerah, tetapi Anda kebobolan karena kesalahan pertama... Kami kalah dalam pertandingan dengan hasil akhir yang telak, bermain setiap empat hari dan menghadapi lawan seperti itu, wajar jika kami harus membayar harganya," sambungnya.

Sinyal Bahaya Cremonese

Kekalahan telak 5-0 dari Juventus membuat posisi Cremonese semakin sulit meskipun ditargetkan bertahan di musim ini.

Meski dianggap tampil baik menghadapi Cagliari, hasil imbang membuat tiga poin mereka terbuang sia-sia.

"Kami bermain sangat baik melawan Cagliari. Kami adalah tim yang harus bertahan di liga, dan kami harus bekerja sangat keras setiap minggu. Saya sudah mengatakan ini sejak hari pertama," kata Nicola dikutip dari Tutto Mercato Web. 

"Kemudian, ketika menghadapi Juventus, Anda harus datang dan bermain untuk mendapatkan poin, dan selalu penting untuk mengakui nilai Juve."

Davide Nicola memberi peringatan kepada tim asuhannya setidaknya hingga akhir Maret untuk melihat peluang mereka di musim ini.

"Tidak ada yang pasti, dan kita harus melihat di mana posisi kita pada akhir Maret, tetapi kita tidak bisa berpikir lebih jauh dari pertandingan individu. Bahkan hari ini, ada beberapa hal positif dan beberapa hal lain yang kurang," tutupnya.

Tag:  #alarm #bahaya #cremonese #berbunyi #usai #emil #audero #dihajar #juventus

KOMENTAR