Tegas! Persija Kecam Aksi Rasisme yang Dialami Allano Usai Hadapi Persib
Winger Persija Jakarta, Allano Lima menjadi korban rasisme usai laga menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-17 Super League 2025-2026.
Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (12/1/2026), Persija harus menelan kekalahan 0-1 dari Persib Bandung.
Allano mendapat kesempatan bermain penuh bersama Persija meski gagal membawa timnya menang atas Persib.
Pemain berusia 30 tahun itu memang beberapa kali terlibat cekcok dengan para pemain Persib Bandung karena tingginya tensi pertandingan kala itu.
Usai pertandingan Persib vs Persija, banyak komentar bernada rasisme hingga ujaran kebencian yang diterimanya melalui kolom komentar Instagram miliknya.
Persija memberikan respons dengan mengecam keras aksi rasisme yang menyasar salah satu pemain andalannya di musim ini tersebut.
"Usai pertandingan Persib vs Persija, banyak komentar bernada rasisme hingga ujaran kebencian yang diterimanya melalui kolom komentar Instagram miliknya," tulis Persija di situs resminya.
Ketegangan antar pemain sempat terjadi di penghujung laga Persib Bandung vs Persija Jakarta yang melibatkan Thom Haye dan para pemain Macan Kemayoran, laga berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Maung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2025).
Kekecewaan Persija Jakarta
Persija menilai aksi rasisme merupakan bentuk perilaku tidak bermoral karena menghina nilai kemanusiaan.
Apalagi, aksi rasisme dilakukan di ranah sepak bola Indonesia yang dikenal menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.
"Persija sangat kecewa karena tindakan memalukan seperti ini masih terus berulang."
"Rasisme bukan sekadar candaan, bukan pula untuk dijadikan ekspresi emosi sesaat. Rasisme adalah kekerasan verbal yang melukai martabat seseorang," sambungnya.
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko mengatakan jika Persija telah memberi dukungan moral dan psikologis dan memastikan sang pemain tidak menghadapinya sendiri.
“Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” kata Ardhi Tjahjoko.
Desak Semua Pihak Lawan Rasisme
Guna mengantisipasi kejadian serupa terulang, Persija menegaskan kepada seluruh pihak terkait untuk serius memberantas segala bentuk rasisme.
Bukan sekedar di dalam stadion, aksi rasisme hendaknya juga tak terjadi di ruang digital seperti yang dialami oleh Allano.
"Sepak bola seharusnya menjadi arena persaingan sportif dalam atmosfer yang aman dan saling menghargai. Ketika rasisme dibiarkan, yang rusak bukan hanya individu, tetapi juga wajah sepak bola nasional," tulis Persija.
Selain aksi rasisme, Persija juga mengecam tindakan yang tidak sportif termasuk ujaran kebencian hingga ancaman kepada para pemain.
Hal tersebut merujuk pada kasus yang dialami Thom Haye usai mendapat teror pembunuhan yang menyasar ke keluarganya melalui sosial medianya usai menghadapi Persija Jakarta.
"Persija juga mengecam tindakan tidak suportif lainnya, seperti ujaran kebencian hingga ancaman yang ditujukan kepada elemen sepak bola Indonesia."
"Siapa pun pelakunya harus sadar dan memahami bahwa tindakannya tersebut mencederai marwah sepak bola, olahraga, bahkan sisi kemanusiaan," pungkasnya.
Tag: #tegas #persija #kecam #aksi #rasisme #yang #dialami #allano #usai #hadapi #persib