Thomas Djiwandono di Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, Tegaskan Sudah Keluar dari Gerindra
- Keikutsertaan Thomas Djiwandono dalam partai politik kembali disorot seiring pencalonannya menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Pasalnya, independensi sangat dijunjung tinggi di bank sentral.
Saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Thomas hari ini, Anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar Muhidin M. Said mempertanyakan status jabatan Thomas di Partai Gerindra sebagai Bendahara Umum.
"Setelah saya baca riwayat hidup bapak ini sangat luar biasa dan memang mumpuni. Cuma ada sedikit yang masih belum sesuai UU. Bapak masih anggota bendahara partai Gerindra, apakah bapak sudah mengundurkan diri?" tanya Muhidin kepada Thomas saat fit and proper test di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Pertanyaan itupun langsung dijawab Thomas pada kesempatan yang sama. Thomas menegaskan, dirinya telah melepas jabatan Bendahara Umum Partai Gerindra sejak Maret 2025.
Keputusan tersebut dia ambil sejak dia masih bertugas di Kementerian Keuangan. Sebab dia menilai diperlukan regenerasi mengingat dirinya sudah mengemban jabatan tersebut selama 17 tahun.
"Apakah saya masih menjabat sebagai Bendahara Umum? Jawabannya tidak, Pak," tegasnya.
Lebih lanjut Thomas mengungkapkan, dirinya bahkan sudah tidak menjadi Anggota Partai Gerindra sejak 31 Desember 2025. Hal ini dia putuskan karena akan dicalonkan menjadi Deputi Gubernur BI.
"Ini adalah komitmen saya terhadap a, independensi bank indonesia tapi kedua rasa profesionalisme saya," ucapnya.
Tag: #thomas #djiwandono #proper #test #deputi #gubernur #tegaskan #sudah #keluar #dari #gerindra