Barcelona Vs Real Madrid: Krusial untuk Masa Depan Xabi Alonso
- Partai final Piala Super Spanyol 2026 melawan rival El Clasico, Barcelona, berpotensi menentukan masa depan Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid.
Final Piala Super Spanyol alias Supercopa de Espana Barcelona vs Real Madrid dijadwalkan digelar di Stadion Al Awwal Park, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (11/1/2026) atau Senin dini hari WIB.
Setelah melewati periode sulit yang penuh tekanan dan spekulasi, Alonso perlahan berhasil menstabilkan performa Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir.
Meski begitu, posisi pelatih asal Spanyol tersebut masih jauh dari kata aman.
Alonso sempat diketahui berada di ambang pemecatan menyusul rentetan hasil buruk, namun ia merespons situasi krusial tersebut dengan membawa Los Blancos meraih lima kemenangan beruntun di berbagai ajang.
Kemenangan kelima diraih Real Madrid pada Kamis lalu ketika mereka menyingkirkan Atletico Madrid di babak semifinal Piala Super Spanyol.
Namun demikian, partai final melawan Barcelona dipandang sebagai ujian penentuan. Keberhasilan atau kegagalan di laga ini diyakini akan sangat memengaruhi keputusan manajemen klub terhadap masa depan Xabi Alonso.
Mengalahkan Barcelona yang berstatus juara bertahan Piala Super Spanyol, sekaligus tim yang musim lalu mempermalukan Madrid dengan skor 5-2 di final yang juga berlangsung di Jeddah, akan menghadirkan trofi pertama bagi Alonso sebagai pelatih kepala Real Madrid.
Kemenangan atas rival abadi tersebut juga akan menjadi kemenangan kedua Alonso atas Barcelona dalam dua pertemuan terakhir.
Seperti diketahui, dalam jumpa pertama di pentas Liga Spanyol musim ini, Real Madrid asuhan Alonso menang 2-1 atas Barcelona.
Sebaliknya, jika Real Madrid takluk dari Barcelona asuhan Hansi Flick, situasi tersebut mendorong Xabi Alonso ke pintu keluar Santiago Bernabeu.
Media Spanyol sebelumnya melaporkan bahwa Perez berencana memecat Alonso apabila Real Madrid kalah dari Manchester City di Liga Champions pada 10 Desember.
Kekalahan memang terjadi, tetapi Alonso nyatanya tetap bertahan dan mampu mendongkrak performa tim sehingga mendapat kesempatan lanjutan.
Sejarah menunjukkan bahwa keberhasilan di Piala Super Spanyol kerap berdampak positif, seperti yang dialami Barcelona musim lalu di bawah Flick ketika trofi tersebut menjadi pemicu keberhasilan meraih gelar LaLiga dan Copa del Rey.
Dalam tiga musim sebelum itu, tim yang menjuarai Piala Super Spanyol juga selalu mampu mengakhiri musim sebagai kampiun kasta tertinggi Liga Spanyol.
“Dua hal sudah jelas, karena ini adalah turnamen yang sedang kami perebutkan sekarang, maka ini adalah yang paling penting,” ujar Alonso.
Kendati demikian, Alonso menegaskan bahwa ajang Piala Super Spanyol bukan target utama Real Madrid musim ini.
“Jika Anda bertanya kepada saya soal urutan prioritas dalam satu musim, maka ini berada di urutan keempat.”
Ekspresi Kylian Mbappe dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Athletic Club vs Real Madrid CF di Stadion San Mames di Bilbao pada 3 Desember 2025. (Photo by ANDER GILLENEA / AFP)
Kylian Mbappe Kembali
Jelang final Supercopa de Espana melawan Barcelona, kabar positif bagi Alonso datang dengan kembalinya Kylian Mbappe.
Mbappe sebelumnya absen akibat cedera lutut dalam kemenangan 2-1 Real Madrid atas Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol dan saat tim menggebuk Real Betis 5-1 di pentas LaLiga.
Alonso menyatakan bahwa Mbappe memiliki peluang yang sama dengan pemain lain untuk tampil sebagai starter melawan Barcelona. Sang penyerang asal Perancis dikatakan telah pulih sepenuhnya meski sempat diperkirakan akan absen lebih lama.
Mbappe menjadi top skor Real Madrid musim ini dengan torehan 29 gol dari 24 penampilan di semua kompetisi.
Catatan impresif lainnya, penyerang asal ePrancis itu telah mencetak enam gol ke gawang Barcelona dalam lima pertandingan sejak bergabung dengan Real Madrid.
Real Madrid Waspada Misi Balas Dendam Barcelona
Meski demikian, kehadiran Mbappe juga menimbulkan dilema taktis karena performa tim dinilai kurang optimal ketika Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham dimainkan secara bersamaan.
Di sisi lain, Rodrygo Goes justru menjelma menjadi pemain kunci dalam beberapa pekan terakhir setelah bangkit dari periode 32 pertandingan tanpa gol.
Ia mencatatkan tiga gol dan tiga assist dalam lima laga terakhir.
Sementara itu, Vinicius Junior tengah mengalami penurunan performa signifikan sejak menempati posisi kedua Ballon d’Or 2024, dengan catatan tidak mencetak gol dalam 16 penampilan terakhirnya bersama Real Madrid.
“Kami harus menang, kami kalah di dua final melawan mereka tahun lalu,” ucap kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.
“Mereka juga harus menang, setelah kalah di Clasico LaLiga, mereka pasti menginginkan balas dendam,” ucapnya menambahkan.
Tag: #barcelona #real #madrid #krusial #untuk #masa #depan #xabi #alonso