Persib Bandung vs Persija, Suporter Tamu Dilarang Hadir di Stadion GBLA
Aksi Jakmania membentangkan spanduk dan baliho dukungan untuk klub kebanggaan mereka Persija Jakarta. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj]
19:48
7 Januari 2026

Persib Bandung vs Persija, Suporter Tamu Dilarang Hadir di Stadion GBLA

Baca 10 detik
  • Persib Bandung akan menjamu Persija Jakarta di GBLA pada 11 Januari 2026, dengan suporter tim tamu dilarang hadir.
  • Larangan suporter tim tamu berdasarkan regulasi demi menjaga keamanan dan ketertiban penyelenggaraan pertandingan BRI Super League.
  • Panpel hanya menjual 26.000 tiket pertandingan tersebut berdasarkan rekomendasi kepolisian demi keselamatan dan kenyamanan penonton.

Persib Bandung akan melakoni pertandingan kandang kompetisi BRI Super League 2025/2026, menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (11/1/2026).

Sesuai regulasi yang diterapkan pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, suporter tim tamu dilarang hadir.

Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, mengatakan aturan tersebut sesuai dengan Regulasi Liga 1 2025/2026 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Regulasi ini menurut Adhi secara tegas melarang suporter tim tamu hadir di stadion demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kualitas penyelenggaraan pertandingan.

Selain itu, keberhasilan pertandingan bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana semua pihak menjaga suasana yang aman dan saling menghormati.

Adhi menuturkan, jika regulasi tersebut dilanggar maka akan mengakibatkan sanksi bagi kedua tim yang bertanding.

"Kami berharap aturan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pelanggaran akan berujung pada sanksi tegas," ujarnya.

Adhi menuturkan, saat ini Komite Disiplin PSSI aktif menindak setiap pelanggaran yang terjadi di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Sanksi yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merugikan klub secara keseluruhan. 

"Demi kebaikan bersama, keamanan pertandingan, dan kemajuan klub kebanggaan masing-masing, mari kita patuhi dan tegakkan aturan yang telah disepakati. Sepak bola Indonesia akan tumbuh lebih sehat jika kita semua berperan," jelasnya.

"Dengan saling menghormati aturan, pertandingan besar ini diharapkan berlangsung aman, nyaman, dan menjadi contoh positif bagi ekosistem sepak bola nasional," pungkasnya.

Sementara itu, Bobotoh antusias untuk menyaksikan langsung laga Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta, pada pada pertandingan pamungkas putaran pertama kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Hal itu, terlihat dari tingginya permintaan tiket pertandingan, bahkan sejak Selasa (6/1/2026), tiket Persib vs Persija sudah ludes terjual.

Pada pertandingan Persib vs Persija di pekan ke-17 kompetisi BRI Super League 2025/2026, Panpel hanya menjual sebanyak 26.000 tiket.

Kuota tiket pertandingan tersebut, ditentukan berdasarkan rekomendasi dari pihak kepolisian serta hasil koordinasi lintas pihak terkait.

Lebih lanjut Adhi menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan utama pada aspek keamanan dan kenyamanan penonton.

"Penetapan jumlah tiket ini bukan semata soal kapasitas, tetapi hasil koordinasi yang matang dengan berbagai pihak," ucapnya.

"Faktor keselamatan, kenyamanan Bobotoh, serta pengelolaan arus masuk dan keluar stadion menjadi prioritas kami," jelasnya.

Kontributor : Rahman

Editor: Ronald Seger Prabowo

Tag:  #persib #bandung #persija #suporter #tamu #dilarang #hadir #stadion #gbla

KOMENTAR