Profil Liam Rosenior: Sang Fenomenal di Ligue 1 yang Buat Chelsea Kepincut
Berikut adalah profil pelatih asal Inggris, Liam Rosenior, yang diyakini bakal menjadi pengganti Enzo Maresca di kursi kepelatihan Chelsea.(AFP/FREDERICK FLORIN)
18:42
6 Januari 2026

Profil Liam Rosenior: Sang Fenomenal di Ligue 1 yang Buat Chelsea Kepincut

Chelsea resmi menunjuk juru latih milik RC Strasbourg, Liam Rosenior sebagai pelatih baru mereka menggantikan Enzo Maresca yang dipecat pada Kamis (1/1/2026) lalu.

Liam Rosenior mendapat kontrak panjang dari Chelsea hingga 2032 dalam pengumuman yang disampaikan melalui situs resmi The Blues.

"Pelatih asal Inggris itu telah menandatangani kontrak dengan klub yang akan berlaku hingga tahun 2032," tulis keterangan dalam laman resmi Chelsea.

Liam Rosenior disebut langsung mengambil alih kendali kepelatihan Chelsea pada pekan ke-21 Liga Inggris menghadapi Fulham pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.

Pelatih asal Inggris itu dianggap layak menjadi pengganti Enzo Maresca karena performanya yang mengesankan bersama RC Strasbourg.

Liam telah lama dipantau oleh manajemen Chelsea yang juga satu konsorsium dengan RC Strasbourg di bawah BlueCo. 

Perlu diketahui, BlueCo resmi membeli klub yang berkompetisi di Ligue 1 tersebut pada tahun 2023 lalu.

Profil Liam Rosenior

Liam James Rosenior lahir pada 9 Juli 1984 (41 tahun) yang berasal dari London, Inggris, dan cukup berpengalaman sebagai pemain profesional.

Selama berkarier sebagai pemain, Rosenior cukup aktif beraksi di Liga Inggris dengan membela Fulham, Reading, Hull City, hingga Brighton & Hove Albion.

Pengalaman bermain lebih dari 400 laga di berbagai level kompetisi Inggris membentuk pemahamannya yang kuat terhadap dinamika sepak bola domestik.

Setelah pensiun sebagai pemain, Rosenior langsung beralih ke dunia kepelatihan.

Ia memulai karier sebagai bagian dari staf pelatih Wayne Rooney di Derby County, sebelum kemudian dipercaya menangani Hull City sebagai pelatih kepala pada November 2022.

Pada saat itu, ia menjadi salah satu pelatih termuda di Championship saat itu.

Ketika melatih Hull City, Rosenior dikenal membawa pendekatan permainan berbasis penguasaan bola, disiplin posisi, dan keberanian membangun serangan dari lini belakang.

Musim pertamanya di Hull City berjalan baik dengan keberhasilannya menstabilkan performa tim dan membawa Hull bersaing di papan tengah klasemen Championship.

Liam juga dikenal komunikatif dalam manajemen ruang ganti serta memiliki perhatian besar pada detail latihan.

Ketika hengkang ke Perancis, ia menemui masalah bahasa saat menukangi Strasbourg. 

Kendati tak bisa berbahasa Perancis, para pemainnya tetap memahami keinginan sang pelatih serta membuat manajemen klub kagum dengan dengan kecerdasan, ambisi, dan pengetahuannya.

Guela Doue berduel dengan Senny Mayulu dalam laga Liga Perancis 2024-2025 antara Strasbourg vs PSG di Stade de la Meinau, 3 Mei 2025. (Photo by SEBASTIEN BOZON / AFP)AFP/SEBASTIEN BOZON Guela Doue berduel dengan Senny Mayulu dalam laga Liga Perancis 2024-2025 antara Strasbourg vs PSG di Stade de la Meinau, 3 Mei 2025. (Photo by SEBASTIEN BOZON / AFP)

Loloskan Strasbourg ke Eropa

Pada musim pertamanya bersama Strasbourg, Liam Rosenior berhasil membawa tim asuhannya lolos ke kompetisi Eropa pada musim ini.

Keberhasilan finis di urutan ketujuh pada akhir musim membuat Strasbourg berhak tampil di ajang Conference League 2025-2026.

Strasbourg menjadi pemuncak klasemen sementara di Conference League dengan rekor tak terkalahkan dalam enam laga fase liga.

Di bawah kepemimpinan Liam Rosenior, Strasbourg mampu menang lima kali dan satu kali imbang saat beraksi di Eropa.

Sementara di Ligue 1 musim ini, Liam berhasil membawa Strasbourg meraih tujuh kemenangan dari 17 pertandingan dan saat ini berada di peringkat ketujuh.

Mengutip dari TalkSport, Strasbourg menjadi tim pertama dari salah satu tim dari lima liga top yang menurunkan sebelas pemain yang seluruhnya lahir di abad ke-21.

Tag:  #profil #liam #rosenior #sang #fenomenal #ligue #yang #buat #chelsea #kepincut

KOMENTAR