Naik Turun Perjalanan 14 Bulan Ruben Amorim Bersama Man United
Masa kepemimpinan Ruben Amorim di Manchester United resmi berakhir pada Senin (5/1/2026).
Manajemen Setan Merah memilih untuk berpisah dengan pria asal Portugal itu setelah rentetan hasil buruk di awal tahun ini.
Setan Merah hanya meraih dua poin dari dua laga menghadapi tim papan bawah, Wolverhampton Wanderers dan Leeds United, yang membuat manajemen MU meradang.
Diharapkan mengulang sukses bersama Sporting CP, Amorim datang dengan sambutan meriah ketika diumumkan menjadi juru taktik MU pada 1 November 2024.
Salah satu pertandingan terakhirnya bersama raksasa Portugal itu adalah kemenangan fantastis 4-1 atas Manchester City di Liga Champions.
Perjalanan Ruben Amorim
Debut Amorim bersama The Red Devils berakhir imbang 1-1 kontra Ipswich Town pada 28 November 2024.
Kemenangan pertamanya bersama Setan Merah diraih ketika menghadapi Bodo/Glimt di Liga Europa.
Sementara, dia baru mencatatkan kemenangan perdananya di MU saat menumbangkan Everton 4-0 pada 1 Desember.
Bulan madu Amorim bersama MU berlalu sangat cepat. Mulai awal tahun 2025, Setan Merah merasakan sejumlah kekalahan yang membuat posisinya semakin terpuruk di klasemen.
Pada akhirnya, Manchester United menyudahi kampanye 2024-2025 dengan finis di urutan 15 dengan hanya mengoleksi 42 poin yang menjadi salah satu pencapaian terburuk dalam sejarah berdirinya klub.
Gagal di Liga Europa
Musim lalu, Manchester United juga gagal merengkuh juara Liga Europa setelah dikalahkan Tottenham Hotspur 0-1 dalam final yang digelar di San Mames, Spanyol.
Penyerang Manchester United Alejandro Garnacho bereaksi pada laga final Liga Europa antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di stadion San Mames di Bilbao pada 21 Mei 2025.
Berharap peruntungan berubah pada musim 2025-2026 dengan mendatangkan sejumlah pemain bertipe menyerang, seperti Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko, nyatanya prestasi MU masih sama.
Di awal musim, Mason Mount dkk langsung tersingkir di Piala Liga Inggris setelah kalah dari klub kasta empat, Grimsby Town, lewat adu penalti.
Asa sempat bertumbuh ketika MU mampu meraih kemenangan pertamanya atas Liverpool di Anfield sejak 2016 pada Oktober lalu.
Namun, setelah itu MU masih tak bisa menjaga konsistensi setelah tumbang dari Everton dan Aston Villa serta dua kali imbang beruntun menghadapi Wolves dan Leeds.
Statistik Ruben Amorim
Puncaknya, Amorim pun dipecat setelah hanya mencatatkan 8 kemenangan, 7 imbang, dan menelan 5 kekalahan.
Posisi MU pun tertahan di peringkat 6 dengan 31 poin dan belum pernah memberikan satu pun trofi untuk The Red Devils.
Di samping itu, dia juga diketahui berselisih dengan manajemen, terutama Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox.
Selama 14 bulan memimpin ruang ganti MU, Amorim menjadi salah satu manajer MU dengan persentase kemenangan terkecil.
Selama 63 pertandingan, dia menorehkan 38,10 persen kemenangan. RInciannya, 24 kemenangan, 18 seri, dan 21 kemenangan.
Capaiannya bahkan jauh di bawah Erik ten Hag yang menorehkan 54,69 persen kemenangan.
Rinciannya, 70 kemenangan, 23 seri, dan 35 kekalahan. Ditambah satu trofi Piala FA dan satu trofi Piala Liga Inggris.
Selanjutnya, MU rencananya akan dipimpin sementara oleh Darren Fletcher sebagai interim sebelum menunjuk manajer permanen yang baru.
Sejumlah nama mulai dari Oliver Glasner hingga Enzo Maresca masuk di bursa sebagai calon pengganti Amorim.
Tag: #naik #turun #perjalanan #bulan #ruben #amorim #bersama #united