Analis Teknik Toronto FC Sebut John Herdman Dikenal Kaya Taktik
John Herdman akan segera melakukan tugasnya sebagai pelatih baru Timnas Indonesia usai diresmikan oleh PSSI.
PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) melalui kanal resminya.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengatakan jika PSSI memiliki berbagai pertimbangan sebelum memutuskan untuk menunjuk John Herdman.
Sumardji mengatakan jika John Herdman bersedia untuk tinggal di Indonesia dan siap untuk memakai asisten lokal untuk membantunya.
Lebih dari itu, John Herdman dikenal memiliki gaya bermain yang dianggap cocok dengan kultur sepak bola di Indonesia.
Pelatih berkebangsaan Inggris itu membawa pendekatan berbeda, yaitu pelatih yang tidak kaku pada satu gaya bermain.
Selama menukangi Timnas Kanada, John Herdman tak pernah terpaku pada satu pola dan menjadikan tim asuhannya itu menjadi yang paling fleksibel di antara tim CONCACAF lainnya.
Herdman dianggap tak terkunci dalam satu filosofi misalnya penguasaan bola, serangan balik cepat, atau pressing tinggi.
Di bawah kendalinya, Timnas Kanada malah tampil layaknya bunglon karena mampu menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan pertandingan.
Fleksibilitas itu tercermin dalam pilihan formasi. Herdman kerap berpindah dari 3-4-2-1, 4-4-2, 3-5-2, hingga 4-2-3-1, bahkan berganti struktur di tengah laga.
John Herdman berbicara saat menjadi pelatih Toronto FC di ajang MLS pada 11 Januari 2024. Terkini, Herdman dilaporkan sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia.
John Herdman di Mata Analis Teknik Toronto FC
Analis Teknik milik Toronto FC, Brandon Liss pernah memberikan kesaksian soal kepelatihan John Herdman di klub tersebut.
Toronto FC bertransformasi menjadi tim dengan gaya menyerang yang beragam selama dipegang Herdman.
Tak sekedar berorientasi penguasaan bola, dalam momen lain Toronto FC juga bisa lebih sabar dan menunggu kesempatan lewat serangan balik, tergantung situasi.
Selain pemahaman taktik yang sangat baik, Herdman dikenal sebagai sosok yang mengutamakan pemahaman terhadap pemain.
Selama mengemban tugas di Timnas Kanada, ia berbicara dengan lebih dari 40 pemain untuk menggali motivasi, identitas, dan tujuan.
Kemudian, ia baru membangun fondasi kepercayaan, rasa aman, dan kultur kerja kolektif. Setelah mentalitas tim terbentuk, tahap berikutnya adalah membangun fleksibilitas taktik.
“Kami melatih beberapa formasi berbeda yang bisa kami ubah di tengah pertandingan atau antarpertandingan. Dampaknya, lawan sulit membaca kami,” ujar Herdman yang dikutip dari CoachesVoice.
Fleksibilitas Taktik Bermula dari Pemain
John Herdman mengatakan jika fleksibilitas taktik hanya bisa lahir dari pemain yang adaptif, tangguh, dan siap bekerja untuk tim.
Untuk itu, ia juga selalu memiliki orang kepercayaan khusus untuk mengawal budaya dan kesehatan mental para pemainnya.
Berbekal sumber daya khusus itu Herdman menjalankan rencana budaya agar semangat tim selalu bergerak menuju tujuan menjadi yang terbaik.
Dengan pendekatan adaptif, Herdman bukan sekedar membawa ide taktik baru, namun juga paradigma baru bahwa sepak bola tingkat tim nasional tidak harus terikat pada satu gaya.
“Kami senantiasa mencoba memahami struktur dan adaptasi seperti apa yang bisa menciptakan kekacauan terbesar untuk lawan,” ujar Herdman via Onesoccer.
“Banyak pelatih mengatakan sulit mempersiapkan taktik melawan Kanada, karena kami seperti bunglon: satu pertandingan bermain 3-4-3, pertandingan berikutnya 5-3-2, lalu berikutnya 4-4-2 box,” tambahnya.
Karakter pelatih yang ‘bunglon taktik’ seperti Herdman diyakini akan memberikan warna baru bagi Timnas Indonesia agar bisa tampil lebih cair, fleksibel, dan siap menghadapi berbagai karakter lawan.
Tag: #analis #teknik #toronto #sebut #john #herdman #dikenal #kaya #taktik