Ruben Amorim Isyarat Utak-atik Komposisi Penyerang usai Trisula Mandul Lawan Wolves
Ruben Amorim isyaratkan perubahan lini depan Manchester United usai ditahan imbang Wolves. Trisula Sesko, Cunha, dan Zirkzee dinilai kurang efektif. [Dok. IG Joshua Zirkzee]
13:36
1 Januari 2026

Ruben Amorim Isyarat Utak-atik Komposisi Penyerang usai Trisula Mandul Lawan Wolves

Baca 10 detik
  • Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mempertimbangkan ubah strategi depan pasca hasil imbang 1-1 kontra Wolves di Old Trafford.
  • Amorim mengidentifikasi trisula penyerang (Sesko, Cunha, Zirkzee) tidak efektif saat lawan bertahan disiplin dengan menumpuk pemain tengah.
  • Hasil imbang ini menahan United di posisi keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan 30 poin dari 19 pertandingan.

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memberikan sinyal kuat akan melakukan perubahan strategi di lini depan setelah timnya ditahan imbang oleh Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Liga Inggris.

Hasil mengecewakan 1-1 di Old Trafford pada Rabu dini hari WIB tersebut menyoroti ketidakefektifan trisula penyerang Setan Merah yang diisi oleh Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Joshua Zirkzee.

Amorim menilai komposisi tiga striker justru membuat permainan timnya buntu saat menghadapi taktik bertahan Wolves yang menumpuk banyak pemain di lini tengah sehingga menyulitkan alur serangan.

Juru taktik asal Portugal itu secara terbuka mengakui bahwa menurunkan banyak penyerang sekaligus tidak menjamin produktivitas gol jika lawan bermain rapat dan disiplin.

"Kami bermain dengan tiga penyerang yaitu Benjamin Sesko, Matheus Cunha dan Joshua Zirkzee. Namun, lawan menumpuk pemain di lini tengah dan kami kesulitan dengan itu. Jadi kadang kami lebih baik menyerang dengan lebih sedikit striker," ujar Amorim dikutip dari laman resmi klub.

Meskipun Joshua Zirkzee sempat mencetak gol pembuka pada menit ke-27, ketajaman lini depan United seolah menghilang di sisa pertandingan, terutama pada babak kedua yang nihil gol.

Amorim menyoroti kurangnya fluiditas dan kreativitas sebagai biang kerok kegagalan timnya membongkar pertahanan berlapis tim tamu yang notabene belum pernah menang musim ini.

"Tentu saja kami frustrasi. Performa kami tidak bagus. Kreativitas tidak berjalan. Alur permainan juga tidak bagus. Kami sudah tahu bahwa kami akan kesulitan jika mereka menempatkan banyak pemain di belakang bola," kata juru taktik asal Portugal itu.

Amorim pun meminta anak-anak asuhnya untuk segera memperbaiki penampilan dan kontribusi mereka pada laga-laga berikutnya demi mendongkrak posisi di papan klasemen.

Hasil imbang ini membuat Manchester United tertahan di posisi enam klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 30 poin dari 19 laga yang telah dijalani.

Sementara itu, Wolves berhasil mencuri satu poin berharga lewat gol balasan Ladislav Krejci pada menit ke-45, meski mereka masih terbenam di dasar klasemen tanpa satu pun kemenangan.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #ruben #amorim #isyarat #utak #atik #komposisi #penyerang #usai #trisula #mandul #lawan #wolves

KOMENTAR