Kata Emery Usai Tak Jabat Tangan Arteta: Saya Tidak Bisa Menunggu Lama
- Pelatih Aston Villa, Unai Emery, berkomentar mengenai kejadian akhir laga lawan Arsenal di mana ia langsung menuju ruang ganti dan tak menjabat tangan Mikel Arteta.
Pertandingan akhir tahun Premier League Arsenal vs Aston Villa bergulir di Stadion Emirates, London, pada Rabu (31/12/2025).
The Gunners menghancurkan lawan mereka yang tengah dalam rentetan 11 kemenangan tersebut lewat gol-gol babak kedua yang datang lewat Gabriel Magalhaes (48'), Martin Zubimendi (52'), Leandro Trossard (69'), dan Gabriel Jesus (78').
Hasil ini memastikan Arsenal mengakhiri tahun 2025 di puncak Premier League dengan keunggulan lima poin dari Manchester City yang baru akan bermain lawan Sunderland usai Tahun Baru.
Seusai laga, Emery terlihat langsung berjalan menuju ruang ganti sementara Mikel Arteta tertangkap kamera melihat-lihat ke arah bangku cadangan Villa.
Tak Ada Masalah dengan Arteta
Emery pun mengatakan bahwa dirinya tak ada masalah dengan Arteta tetapi ia melihat sang pelatih lawan sedang sibuk merayakan bersama para asistennya.
“Saat pertandingan selesai, saya selalu menunggu untuk berjabat tangan dengan pelatih lawan,” ujar Emery.
"Namun, dia sedang bersama staf kepelatihannya dan saya tidak bisa menunggu lebih lama. Saya sudah berada di sana, tetapi tidak ada masalah. Saya kemudian menuju ruang ganti."
FULL TIME. Arsenal make an emphatic statement with a stunning 4-1 win over Aston Villa. pic.twitter.com/9gFU8x8eTz
— NBC Sports Soccer (@NBCSportsSoccer) December 30, 2025
Sementara itu, Arteta mengecilkan insiden tersebut. Ia menegaskan situasi semacam itu kerap terjadi dan tidak menjadi persoalan baginya.
"Terkadang hal ini terjadi dalam momen serupa. Hal ini bukan isu bagi saya," ujar sang pelatih.
Penyebab Kekalahan di Emirates
Menjelaskan jalannya pertandingan Arsenal vs Aston Villa dan faktor yang membuat timnya terkapar di Stadion Emirates, Emery mengatakan bahwa Villa sebenarnya tampil sangat bagus pada babak pertama.
“Kami bermain sangat kompetitif di babak pertama, momentum ada di pihak kami, menciptakan peluang dan situasi bola mati," ujar pelatih yang pernah menukangi Arsenal tersebut.
"Saat harus bertahan, kami melakukannya dengan sangat baik. Pada babak pertama kami tidak memberikan satu pun sepak pojok kepada lawan, mereka hanya mendapatkan satu atau dua peluang. Kami merasa nyaman,” ujar Emery.
Namun, situasi berubah selepas jeda.
“Di babak kedua kami kebobolan gol pertama, lalu gol kedua. Cedera (Amadou) Onana juga tidak membantu karena dia sangat penting bagi kami dalam situasi bola mati dan di lini tengah,” tambahnya.
Tag: #kata #emery #usai #jabat #tangan #arteta #saya #tidak #bisa #menunggu #lama