Pengakuan Kepa Usai Bawa Arsenal Menang Adu Penalti Lawan Crystal Palace
Kepa Arrizabalaga menjadi pahlawan bagi Arsenal kala menghadapi Crystal Palace pada babak perempat final Piala Liga Inggris 2025-2026.
Kepastian itu diraih usai Arsenal meraih kemenangan dramatis atas Crystal Palace melalui babak adu penalti dengan skor 8-7 usai bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Pertandingan perempat final Piala Liga Inggris antara Arsenal dan Crystal Palace digelar di Stadion Emirates, pada Rabu (24/12/2025) dini hari WIB.
Dua gol tercipta di waktu normal masing-masing oleh Arsenal yang dicetak melalui gol bunuh diri Maxence Lacroix pada menit ke-80, serta Crystal Palace yang di cetak oleh Marc Guehi pada menit ke-90+5.
Sementara di babak adu penalti, delapan penendang Arsenal berhasil mengeksekusi menjadi gol, berbalas tujuh milik Crystal Palace.
Delapan penendang Arsenal yaitu: Odegaard, Rice, Saka, Trossard, Merino, Calafiori, Timber, Saliba berhasil mengonversi menjadi gol.
Gol penalti Crystal Palace hanya mampu dicetak: Mateta, Devenny, Hughes, Sosa,Lerma, Wharton, Uche.
Sementara eksekusi dari Maxence Lacroix yang menjadi penentu berhasil ditepis oleh Kepa dengan sangat baik.
Tepisan tersebut yang memastikan The Gunners lolos ke babak semifinal Piala Liga Inggris 2025-2026 dan akan menghadapi Chelsea.
Pemain Arsenal, William Saliba, dan pemain Crystal Palace Maxence Lacroix serta Jean-Philippe Mateta berduel memperebutkan bola udara pada laga perempat final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup di Stadion Emirates, London, pada Selasa (23/12/2025) atau Rabu dini hari WIB.
Arsenal Membuang Banyak Peluang
Kepa mengeluhkan penampilan rekan-rekannya di babak pertama yang dianggap terlalu banyak membuang peluang.
"Seharusnya kami memanfaatkan beberapa peluang yang kami miliki di babak pertama," ujarnya kepada Sky Sports UK.
Meski berhasil menguasai jalannya laga pada babak pertama, Arsenal mulai mendapat perlawanan di babak kedua usai Crystal Palace mengubah strategi.
"Kami bermain sangat baik. Kemudian mereka sedikit mengubah strategi dan beradaptasi, dan babak kedua lebih seimbang, hasil imbang 50-50," tamnbahnya.
Kiper asal Spanyol itu menyayangkan gol di menit akhir yang membuyarkan kemenangan Arsenal yang sudah di depan mata.
"Bahkan ketika situasinya seperti ini, kami memiliki peluang besar. Ini adalah sesuatu yang perlu kami tingkatkan."
"Kami kebobolan gol di beberapa pertandingan pada menit-menit terakhir, jadi ini adalah sesuatu yang perlu kami kerjakan dan fokuskan," sambungnya.
Kunci Tepis Penalti
Kepa memberikan kunci di balik keberhasilannya menepis tendangan penalti yang krusial dari Crystal Palace.
Ia pun tak menampik jika fokus menjadi faktor penentu kesuksesannya dalam menepis sepakan penalti pemain lawan.
“Secara emosional, Anda harus fokus, harus kuat, karena jelas ketika Anda kebobolan di menit terakhir dan kemudian harus adu penalti, Anda harus 100 persen fokus pada penendang penalti Anda, Anda harus menyelamatkan bola. Jadi itu adalah perubahan pola pikir, dan itu berhasil," jelasnya.
Mantan kiper Chelsea itu juga mengatakan jika semua kiper Arsenal sudah memiliki strategi untuk mengantisipasi tendangan penalti.
“Kami siap untuk segalanya, setiap kemungkinan skenario. Kami bermain melawan tim yang sangat kuat, jadi hal itu bisa terjadi."
“Jadi, kami sudah membicarakannya sebelumnya. Kami memiliki kelompok penjaga gawang yang sangat bagus, kami saling berkomunikasi dan mencoba untuk fokus pada penalti berikutnya, selalu penalti berikutnya,” tambahnya.
Tag: #pengakuan #kepa #usai #bawa #arsenal #menang #penalti #lawan #crystal #palace