Velez Siap Depak Imanol Machuca Imbas Skandal Naturalisasi Bodong Malaysia
Skandal pemalsuan dokumen naturalisasi milik penyerang Timnas Malaysia, Imanol Machuca, berbuntut panjang.
FIFA sebelumnya telah memberikan sanksi kepada pemain berdarah Argentina tersebut berupa denda 2000 franc Swiss atau setara Rp41,3 juta serta larangan bermain selama 12 bulan.
Akibat hukuman panjang yang harus ia jalani, pihak klub tempat ia bermain, Velez Sarsfield memutuskan untuk tidak melanjutkan jasanya pada 2026 mendatang.
Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu media asal Argentina, Sabtu Velez belum lama ini dan mengungkap bahwa Machuca akan dikembalikan kepada klub lamanya.
???? Es prácticamente un hecho que Imanol Machuca no seguirá en #Vélez en 2026.
???? Se acordó una licencia hasta final de contrato, y el jugador ya está de vacaciones.
???? Su préstamo vence el 31/12, luego de lo cual debe regresar a #FortalezaEC ????????
???? El 'Fortín' no ejecutará la… pic.twitter.com/6ZWlONrSUX
— Sábado Vélez (@sabadovelezok) November 28, 2025
Pemain berusia 25 tahun tersebut merupakan pemain pinjaman dari klub utamanya asal Brasil, Fortaleza.
Meski akan kembali ke klub induknya, nasibnya bersama Fortaleza juga masih belum diketahui.
Namun yang pasti, Velez memilih untuk tidak mengaktifkan opsi perpanjangan masa pinjam atau mempermanenkannya musim depan.
Imanol Machuca bahkan sudah mengajukan cuti panjang hingga akhir kontraknya dan saat ini tengah pergi berlibur.
Pemalsuan Asal Usul Machuca
Media Argentina, Capital de Noticias (CDN), beberapa waktu lalu merilis dokumen yang menunjukkan bahwa Imanol Machuca sama sekali tidak memiliki keturunan Malaysia.
Temuan tersebut menegaskan bahwa gelandang asal Argentina itu tidak memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Malaysia melalui jalur naturalisasi.
Kasus ini terkait skandal pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi yang membuat FAM mendapat sanksi denda dari FIFA.
Capital de Noticias memastikan bahwa nenek Machuca tidak lahir di Penang, Malaysia, melainkan di Roldan, Argentina, setelah melakukan verifikasi langsung ke Catatan Sipil setempat.
Capital de Noticias memberikan bukti lain berupa akta nikah Concepcion Agueda Alaniz dengan Jorge Luis Saracho.
Jorge Luis Saracho belakangan diketahui sebagai buruh harian yang juga lahir di Roldan, di kota San Jeronimo Sur.
Oleh sebab itu, tidak ada dokumen yang menghubungkan Machuca dengan Malaysia.
Akta kelahiran nenek Imanol Machuca, Concepcion Agueda Alaniz, yang terdaftar di Catatan Sipil Provinsi Santa Fe lahir di kota Roldan.
Klaim FAM Berdarah Penang
Imanol Machuca sempat mengatakan dalam wawancara bahwa ia berhak membela Timnas Malaysia melalui jalur neneknya.
FAM juga sebelumnya mengklaim bahwa Machuca memiliki darah Malaysia karena neneknya lahir di Penang.
Namun, temuan CDN mematahkan klaim tersebut setelah melakukan pengecekan langsung ke Catatan Sipil Provinsi Santa Fe.
"Seperti halnya dengan kakek dari mantan bek Colon, FAM juga mengeklaim bahwa salah satu nenek Machuca lahir di Penang," dikutip dari CDN.
"Namun, CDN sekali lagi memperoleh materi eksklusif yang membuktikan bahwa asal-usul Concepcion Agueda Alaniz bukan di Malaysia melainkan beberapa ribu kilometer jauhnya."
"Menurut akta kelahiran yang terdaftar di Catatan Sipil Provinsi Santa Fe, neneknya lahir di kota Roldan," lanjut laporan tersebut.
Tag: #velez #siap #depak #imanol #machuca #imbas #skandal #naturalisasi #bodong #malaysia