Jelang Lawan Leeds, Pep: Sebagai Penggemar, Saya Tidak Akan Dukung Man City
Pep Guardiola memberi instruksi dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Newcastle United vs Manchester City di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada 22 November 2025. (Foto oleh Oli SCARFF / AFP) (AFP/OLI SCARFF)
11:42
29 November 2025

Jelang Lawan Leeds, Pep: Sebagai Penggemar, Saya Tidak Akan Dukung Man City

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menilai timnya kini berada dalam situasi yang menuntut ngotot dalam persaingan memperebutkan gelar Liga Inggris (Premier League) 2025-2026.

Setelah tumbang dari Newcastle akhir pekan lalu—kekalahan keempat musim ini—Man City tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen.

Pada dua belas laga awal, Arsenal hanya sekali kalah dan baru kebobolan enam kali. Karena itu, Pep Guardiola mengakui The Gunners sulit dikejar.

“Kami tidak boleh kalah dalam pertandingan, tentu saja – itu kebenarannya,” kata Guardiola dikutip dari Yahoo Sports.

"Mereka sangat kuat dan memenangkan pertandingan, dan memenangkan pertandingan dengan cara yang sangat solid, seperti yang kami lakukan sebelumnya saat melawan Liverpool dan mereka tidak akan kehilangan banyak poin."

“Itulah sebabnya Anda harus berada di sana dan inilah yang akan kami coba lakukan,” lanjut pelatih asal Spanyol itu.

Momentum yang Hilang Usai Kalah dari Newcastle

Menurut Guardiola, kemenangan beruntun atas Bournemouth dan Liverpool sempat membuatnya optimistis.

Kendati demikian, kekalahan 2-1 dari Newcastle di St James’ Park kembali menghambat langkah Man City.

Guardiola menegaskan permainan timnya tidak buruk, bahkan menciptakan lebih banyak peluang dibanding musim-musim sebelumnya di stadion yang sama.

“Kami memilikinya sebelum jeda internasional, tetapi kami membuang peluang di Newcastle dengan agresi dan intensitas," ungkap Pep Guardiola.

“Kami bermain sangat bagus, kami menciptakan lebih banyak peluang di Newcastle dibandingkan musim-musim sebelumnya dan itu cukup bagus, tetapi kami kalah."

“Sekarang kami harus mendapatkan kembali momentum kami untuk mulai memenangkan pertandingan dan bertahan di sana karena musim masih panjang,” tegasnya.

Ekspresi Pep Guardiola usai kalah dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 November 2025. Leverkusen memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Foto oleh Oli SCARFF / AFP)AFP/OLI SCARFF Ekspresi Pep Guardiola usai kalah dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 November 2025. Leverkusen memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Foto oleh Oli SCARFF / AFP)

Pengakuan Pep Guardiola Usai Kalah dari Leverkusen

Kekecewaan Man City belum berhenti. Mereka dipukul Bayer Leverkusen 2-0 di Liga Champions. Guardiola tak menutup-nutupi bahwa keputusan merombak hampir seluruh pemainnya adalah kesalahan.

Masalah lain muncul ketika para pemain mencoba membangkitkan semangat suporter di Etihad yang tampak kurang antusias. Namun, Guardiola menolak menyalahkan para penggemar.

"Sebagai penggemar, saya tidak akan mendukung tim saya, bermain dengan cara kami bermain. Saya tidak menyalahkan (mereka), saya menyalahkan diri saya sendiri," tambah Pep Guardiola.

“Para penggemar kami berusaha keras untuk datang menonton kami dan kami sangat berterima kasih, dan saya mengenal stadion ini karena saya sudah berada di sana selama bertahun-tahun."

“Jika Anda melakukan apa yang harus Anda lakukan, mereka ada di sana, dan inilah yang harus Anda coba lakukan,” pungkasnya.

Tag:  #jelang #lawan #leeds #sebagai #penggemar #saya #tidak #akan #dukung #city

KOMENTAR