Como 1907 Siap Uji Kekuatan Melawan Inter Milan di Liga Italia
Como 1907 menjaga tren positif dengan mencatatkan 11 laga beruntun tanpa kekalahan di Liga Italia (Serie A) 2025-2026.
Konsistensi tersebut membuat Como 1907 menembus enam besar klasemen dan mulai menempel ketat Inter Milan, yang menempati batas akhir zona Liga Champions.
Hasil kemenangan 2-0 atas Sassuolo pada pekan ke-13 Liga Italia 2025-2026 di Stadion Giuseppe Sinigaglia semakin mengukuhkan posisi Como 1907 di peringkat keenam.
Mengoleksi 24 poin dari 13 laga, mereka kini memiliki poin yang sama dengan Inter Milan, tim yang musim lalu menembus final Liga Champions.
Sejak September, Como tampil stabil dengan 21 poin dari 33 poin yang mungkin diraih.
Catatan tersebut menjadi bukti perkembangan pesat yang mereka alami, bahkan setelah sempat kesulitan pada musim-musim sebelumnya.
Pertemuan melawan Inter Milan yang berlangsung pada 7 Desember 2025 di Giuseppe Meazza akan menjadi momen penting untuk menguji kapasitas Como sebagai penantang baru di zona elite Serie A.
Fabregas Minta Tim Tetap Rendah Hati
Pelatih Cesc Fabregas menegaskan bahwa timnya tetap harus menjaga keseimbangan dan tidak terbawa euforia atas pencapaian sementara.
"Pelan-pelan, pelan-pelan, dengan kaki kami masih menginjak tanah," ujar Fabregas dikutip dari BolaSport.
Ia menekankan pentingnya konsistensi agar Como dapat bersaing secara berkelanjutan.
"Kami butuh konsistensi untuk bisa bersaing dengan baik. Kami terkadang kalah, imbang, dan menang melawan tim-tim besar pada musim lalu tetapi tahun ini kami perlu menaikkan level lebih jauh lagi."
"Inter terus menjadi tim terkuat di Italia bersama Napoli. Itu akan menjadi pertandingan yang penting bagi kami, untuk melihat level kami," lanjutnya.
Gelandang Como 1907 Nico Paz merayakan gol kedua timnya dalam laga Serie A Italia antara Como dan Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, Italia pada 19 Oktober 2025.
Transformasi Besar Como 1907
Fabregas juga menyoroti perjalanan panjang klub yang baru beberapa tahun terakhir bangkit dari kasta bawah.
"Kami memulai semuanya dari Serie D tetapi kemudian mengubah mentalitas, budaya kerja, terima kasih kepada presiden kami dan staf yang kuat di sini," tegas Fabregas.
"Kami adalah Como, klub kecil dengan hati besar dan rencana yang hebat. Kami pelan-pelan akan tumbuh dan dalam waktu 6-7 tahun ke depan, kami akan bersaing dengan tim-tim terkuat."
Pelatih kelahiran Arenys de Mar, Spanyol, pada 4 Mei 1987 itu juga mengakui bahwa perkembangan Como berjalan melampaui ekspektasi.
"Kami sudah menjadi sebuah tim dalam 2 tahun terakhir, itu waktu yang sangat sebentar," kata Cesc Fabregas.
"Tetapi, kami sudah membuat langkah jauh lebih besar dari yang saya perkirakan," pungkasnya.
Tag: #como #1907 #siap #kekuatan #melawan #inter #milan #liga #italia