Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Komisi XII DPR Desak Usut Dugaan Tambang Ilegal dan Kasus Penembakan
Video AKP Dadang Iskandar saat goyang sadbor di Mapolres Solok Selatan ikut viral di media sosial. (Istimewa)
16:56
25 November 2024

Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Komisi XII DPR Desak Usut Dugaan Tambang Ilegal dan Kasus Penembakan

- Kasus polisi tembak polisi di Polres Solok Selatan seakan membuka tabir baru di balik tewasnya seorang Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar. Pasalnya, korban ditembak oleh rekan sendiri, AKP Dadang Iskandar. Disinyalir kasus itu dipicu pengungkapan tambang ilegal di wilayah hukum Polres Solok Selatan.

Kasus itu membuat Komisi XII DPR bersuara keras. Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar mengatakan, kasus penembakan yang melibatkan sesama anggota polisi di Polres Solok Selatan terkait konflik kepentingan dalam penanganan tambang ilegal. Peristiwa itu mencerminan maraknya tambang ilegal yang kerap mendapat bekingan dari oknum aparat.

“Kami mendesak agar kasus itu diungkap secara transparan, termasuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan aparat dalam melindungi aktivitas tambang ilegal,” tegas Gunhar kepada wartawan pada Senin (25/11).

Gunhar usul agar Komisi XII DPR segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Solok Selatan. Sidak itu dinilai penting untuk meninjau langsung situasi di lapangan dan memastikan penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal yang merugikan negara.

Menurut dia, penambangan ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan negara dari segi pendapatan serta mencederai amanat UUD 1945 Pasal 33 yang menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam lainnya harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Kita butuh langkah konkret, termasuk MoU antara Kementerian ESDM dan TNI-Polri untuk menangani maraknya tambang ilegal. Koordinasi antarinstansi ini penting agar masalah ini bisa diselesaikan dengan tegas dan terukur,” tambah Gunhar.

Gunhar berharap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mampu mengatasi persoalan tambang ilegal ini dengan segera. Dia menduga kasus penembakan di Solok Selatan hanyalah bagian kecil dari permasalahan besar yang harus diungkap. Yaitu, adanya jaringan tambang ilegal yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Politikus PDI Perjuangan menyatakan kasus itu harus menjadi momentum untuk membersihkan praktik tambang ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak lingkungan dan mengabaikan kesejahteraan rakyat.

Editor: Ilham Safutra

Tag:  #polisi #tembak #polisi #solok #selatan #komisi #desak #usut #dugaan #tambang #ilegal #kasus #penembakan

KOMENTAR