



Mudik Gratis Pelabuhan Jangkar Situbondo – Raas Madura, Kasatpolairud Cek Sarana Keselamatan Penumpang
Pemberangkatan angkutan mudik Lebaran jalur laut 2024 telah dilakukan pada Selasa, (2/4) dari pelabuhan Jangkar, Situbondo.
Diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mudik gratis ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian pemerintah kepada masyarakat Jatim, khususnya masyarakat kepulauan.
Pejabat (pj) Sekda Prov Jatim Bobby Soemiarsono dan Bupati Situbondo Karna Suswandi, memberangkatkan Kapal KMP Wicitra Darma 1, moda transportasi umum bagian dari mudik gratis, tujuan pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura.
Tamu undangan baik dari Forkopimda Kabupaten Situbondo, instansi lintas sektoral Kesyahbandaran baik KSOP kelas IV Panarukan maupun KSOP kelas II Sapudi dan Pihak pelayaran, ASDP serta TNI Polri turut hadir dalam pemberangkatan kapal pertama mudik gratis tujuan pulau Raas kepulauan Madura Kabupaten Sumenep.
Bobby mengatakan, mudik gratis jalur laut yang diselenggarakan Pemprov Jatim ini berlangsung per tanggal 2 hingga 20 April. Total ada 14 kali keberangkatan dengan tujuh perjalanan pulang pergi.
"Kalau di total rangkaian mudik gratis kapal laut rute pelabuhan Jangkar-Raas mengangkut 2.100 motor roda dua. Sedangkan jumlah total seat yang disediakan mencapai 3.500 penumpang," ujarnya mengutip Radar Surabaya.
Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat yang ingin pulang ke Raas atau dari Raas ke Jawa untuk mengikuti program Mudik Bersama Gratis yang dicanangkan Pemprov Jatim, yakni mudik dengan penuh suka cita.
Selain gratis, Bobby juga menjamin keamanan dan keselamatan selama mudik dengan moda transportasi kapal ini.
"Karena kita menggunakan armada yang tentunya sudah terstandar kelayakannya, dan jadwalnya pasti. Selain itu juga gratis," ungkapnya.
Sejalan dengan keamanan dan keselamatan yang terjamin, Kasatpolairud melakukan pengecekan kelengkapan kapal KMP Wicitra Darma 1.
Saat kapal merapat di pelabuhan, Kasatpolairud bersama anggota dan BPTD didampingi ABK melakukan pengecekan perlengkapan keselamatan penumpang, salah satunya keberadaan jaket pelampung dan life ring di kapal serta daya tampung penumpang dan kendaraan roda dua.
Hasil pemeriksaan jaket pelampung untuk dewasa sebanyak 300 buah dan anak-anak sebanyak 40 buah. Dibandingkan dengan kapasitas penumpang kapal yang berjumlah 250 orang, keberadaan jaket pelampung masih melebihi dari jumlah jumlah penumpang yang ada.
Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, melalui Kasatpolairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa, menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan guna memastikan bahwa sarana untuk keselamatan dan pertolongan sudah ada.
Pengecekan perlu dilakukan secara rutin sehingga jika terjadi sesuatu hal karena, seperti cuaca atau keadaan lain, maka keselamatan penumpang dapat terjamin.
Kapal KMP Wicitra Darma 1 mudik gratis dengan rincian 135 penumpang dan 86 kendaraan roda dua dan menurut data katalog kapal tidak kelebihan beban atau over kapasitas.
Kasatpolairud Polres Situbondo juga menghimbau kepada penumpang KMP Wicitra Darma 1 agar tetap disiplin di dalam kapal dan mengikuti petunjuk dari kru kapal. Ia juga menunjukkan tempat life jaket kepada penumpang.
Kasatpolairud Polres Situbondo tidak lupa mengingatkan kepada para penumpang diharapkan untuk tidak bersandar di railing kapal.
Masih dari sumber yang sama, Rahman, salah satu penumpang mudik gratis, bersama istri serta anaknya yang berasal dari Pulau Raas mengungkap perasaan senang dengan adanya layanan mudik gratis ini.
Rahman yang sehari-hari menjual sembako di Bali, akhirnya bisa kembali mengikuti program mudik gratis.
"Sudah dua kali ikut mudik gratis. Tahun lalu dan sekarang. Jadi saya manfaatkan momen setahun sekali ini," ungkapnya.
Menurutnya, layanan mudik gratis tidak sekadar ramah di kantong, melainkan juga pelayanan yang cepat, ramah dan tertata serta ontime sesuai jadwal yang telah tercantum.
***
Tag: #mudik #gratis #pelabuhan #jangkar #situbondo #raas #madura #kasatpolairud #sarana #keselamatan #penumpang