Cerita Satu Keluarga yang Bunuh Diri di Apartemen Jakut: Rumah Disita Bank, Kongsi Bisnis Rugi, hingga Pinjol
Kepolisian memasang garis polisi di lokasi satu keluarga tewas usai melompat bunuh diri dari roof top Apartemen Teluk Intan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (9/3). (Mario Sofia Nasution/Antara)
15:56
12 Maret 2024

Cerita Satu Keluarga yang Bunuh Diri di Apartemen Jakut: Rumah Disita Bank, Kongsi Bisnis Rugi, hingga Pinjol

Motif bunuh diri yang dilakukan satu keluarga dengan loncat dari Apartemen Teluk Intan Tower Topas, Jakarta Utara, masih menyisakan misteri. Menurut kesaksian tetangga korban di apartemen itu, satu keluarga itu tampaknya terdesak masalah ekonomi. 

Menurut salah satu tetangga korban yang tak mau disebutkan namanya di apartemen itu, ia pernah melihat korban ditagih utang sebelum pindah tinggal ke Solo beberapa tahun yang lalu.   "Saya pernah lihat orang tagih dia kan, orang namanya tagih utang kan pasti ada sedikit kasar atau gimana kan, dari situ saya tahu (karena) ekonomi," ujarnya kepada wartawan, Selasa (12/3).  

  Sebelum pindah ke Solo juga, ia mengatakan bahwa korban sempat curhat bahwa kongsi bisnis dengan saudaranya mengalami kerugian. Bahkan, rumahnya pun sudah disita bank.   "Terakhir dia mau pergi, dia rumah udah disita bank, dia bilang dia rumah udah disita bank, dia kan kongsi kapal sama sodaranya, habis gak dapat apa-apa," ungkap sang tetangga.   "Terus dia pernah curhat sama istri saya dia gak bisa pinjam online lagi. Jadi saya dugaan ada pinjam online juga," tandas tetangga korban tersebut.  

  Sebelumnya, empat orang yang merupakan satu keluarga melakukan aksi bunuh diri di Apartemen Teluk Intan Tower Topas, Jakarta Utara, Sabtu (9/3). Peristiwa itu tepatnya terjadi di Jalan Infeksi Teluk Intan Rt.012/013, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.   Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya menerangkan, sekeluarga yang melakukan aksi bunuh diri itu berinisial EA, 51, JW, 13, AIL, dan JL, 16. Peristiwa tragis itu disebut terjadi pada pukul 16.40 WIB.   Menurut seorang saksi yang merupakan sekuriti di kawasan tersebut, ia mengatakan bahwa dirinya mendengar suara benturan keras saat peristiwa itu terjadi.

Editor: Banu Adikara

Tag:  #cerita #satu #keluarga #yang #bunuh #diri #apartemen #jakut #rumah #disita #bank #kongsi #bisnis #rugi #hingga #pinjol

KOMENTAR