Prabowo Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan Melalui Proyek Cetak Sawah 1 Juta Hektare di Merauke
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wapres RI Gibran Rakabumi Raka memberikan arahan pada sidang kabinet paripurna perdana Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)
21:08
25 Oktober 2024

Prabowo Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan Melalui Proyek Cetak Sawah 1 Juta Hektare di Merauke

Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh jajaran kabinetnya untuk bersinergi dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi selama periode kepemimpinannya 2024-2029. Dia menegaskan pentingnya kemandirian Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik global saat ini.   "Kita harus swasembada pangan, itu prioritas dasar karena situasi global yang tidak menentu. Kita harus memastikan kemampuan kita untuk memberi makan rakyat sendiri," ujar Prabowo.    Dia menekankan, swasembada energi juga mutlak diperlukan untuk mendukung ketahanan negara. Swasembada pangan dan energi merupakan salah satu dari 17 program prioritas Prabowo dalam visi Asta Cita. Dalam pidato pelantikan presiden, Prabowo optimistis Indonesia akan mencapai swasembada pangan dalam waktu 4-5 tahun ke depan, bahkan bisa menjadi lumbung pangan dunia.  

  "Saya yakin kita bisa mewujudkan ini dan tidak lagi bergantung pada pasokan pangan dari negara lain. Di masa krisis, tidak ada negara yang bersedia menjual makanan mereka kepada kita," tegas Prabowo.   Sebagai langkah konkret, sebelumnya Prabowo sudah menunjuk Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, pemilik Jhonlin Group, untuk mengerjakan proyek cetak sawah seluas 1 juta hektare di Merauke, Papua Selatan. Haji Isam telah menyiapkan 2.000 unit ekskavator yang dibeli dari Sany Group, China yang akan digunakan dalam proyek pertanian ini.   “Proyek cetak sawah ini merupakan tanggung jawab besar dari negara. Saya tidak memikirkan untung rugi, tetapi bagaimana proyek ini bisa berhasil dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Papua,” ungkap Haji Isam.  

  “Kami berkomitmen untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam mencapai swasembada pangan. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk berkontribusi kepada bangsa," tandasnya.    Sampai awal Oktober 2024, sedikitnya 366 unit ekskavator sudah tiba di Merauke. Haji Isam memantau langsung kedatangan alat berat tersebut, untuk memastikan kelancaran proyek yang dianggap sebagai tugas negara. Proyek cetak sawah ini juga didukung pembangunan infrastruktur pendukung, seperti jalan dan pelabuhan, yang sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian.   Perkembangan terbaru menunjukkan, pengerjaan jalan telah dimulai, dengan progres awal mencapai sekitar 16,8 kilometer jalan yang dibangun untuk menghubungkan beberapa distrik di Merauke. Jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi untuk distribusi hasil pertanian.

Editor: Banu Adikara

Tag:  #prabowo #optimistis #wujudkan #swasembada #pangan #melalui #proyek #cetak #sawah #juta #hektare #merauke

KOMENTAR