RI Tuan Rumah World Engineering Day 2026, Perkuat Peran Insinyur dalam Pembangunan Berkelanjutan
Ilustrasi insinyur. (PIXABAY/BORKO MANIGODA)
15:04
3 Februari 2026

RI Tuan Rumah World Engineering Day 2026, Perkuat Peran Insinyur dalam Pembangunan Berkelanjutan

Indonesia akan menjadi tuan rumah World Engineering Day (WED) 2026 yang digelar pada 3 sampai 5 Maret 2026 di Jakarta.

Penyelenggaraan ajang internasional tersebut dipercayakan kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII), organisasi profesi insinyur di Tanah Air.

Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie menyampaikan apresiasi atas penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah peringatan World Engineering Day 2026.

Baca juga: Investasi Pengembangan Insinyur Masa Depan, CEO Siemens Indonesia: Dorong Kemajuan Industri RI

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie.DOK. PERSATUAN INSINYUR INDONESIA Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie.

“Sebagai Ketua Umum PII, saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Saya mengundang semua untuk berpartisipasi dalam rangkaian acara yang akan berlangsung dalam selama tiga hari, pameran, penghargaan dan seminar," kata Ilham dalam siaran pers, Selasa (3/2/2026).

"Saya berharap seluruh peserta dapat belajar dan berkontribusi pada kemajuan keinsinyuran di Indonesia dan dunia,” jelas Ilham.

Diputuskan UNESCO pada 2019

World Engineering Day for Sustainable Development diperingati setiap 4 Maret. Penetapan hari tersebut diputuskan melalui konferensi umum UNESCO pada 25 November 2019, atas usulan World Federation of Engineering Organizations (WFEO), federasi organisasi insinyur sedunia.

Peringatan WED diikuti organisasi profesional insinyur dari negara-negara anggota WFEO, termasuk institusi pendidikan dan organisasi nonpemerintah.

Baca juga: Menteri PUPR Minta Para Insinyur Berpartisipasi Bangun IKN Jadi Kota Masa Depan

Sebelum ditunjuk sebagai penyelenggara WED 2026, PII mengajukan proposal yang disampaikan Ilham dalam WFEO 2025 General Assembly di Shanghai, China.

Salah satu pekerjaan yang cocok untuk introvert adalah insinyur sipil.Dok. Freepik/Freepik Salah satu pekerjaan yang cocok untuk introvert adalah insinyur sipil.

WFEO kemudian menyetujui dan menunjuk PII sebagai host WED 2026 di Jakarta pada 3 sampai 5 Maret 2026.

Hadirkan penerima Nobel, Geoffrey Hinton

Salah satu agenda yang menjadi sorotan dalam penyelenggaraan WED 2026 di Jakarta adalah kehadiran Geoffrey Hinton sebagai pembicara kunci. Hinton merupakan penerima Hadiah Nobel 2024 bidang fisika.

Selain itu, sejumlah tokoh insinyur dari negara-negara anggota WFEO juga dijadwalkan hadir dan menyampaikan pandangan mengenai masa depan digitalisasi untuk kemajuan peradaban manusia.

Baca juga: PII Ingatkan Dampak Ekonomi Cuaca Ekstrem, Jalur Evakuasi Jadi Kunci Mitigasi

Ketua Steering Committee (SC) WED 2026, Dandung Sri Harninto, menyatakan penunjukan PII sebagai host WED 2026 menjadi bukti keberhasilan diplomasi bidang engineering para insinyur Indonesia.

“Kepercayan UNESCO-WFEO kepada PII sebagai host WED 2026 ini juga membuktikan bahwa PII dan Insinyur Indonesia semakin dikenal dan diakui kontribusi serta leadershipnya tidak hanya di kawasan ASEAN dan ASIA tapi juga bagian penting dari engineer dunia,” kata Dandung.

Alasan strategis Indonesia dipilih

Ketua Organizing Committee (OC) WED 2026, Priyatno Bambang Hernowo, menyebut terdapat sejumlah alasan strategis yang mendorong perayaan WED 2026 digelar di Indonesia.

Pertama, adanya keselarasan antara agenda insinyur Indonesia dengan prioritas kerja keinsinyuran global, yakni menjadi solusi atas persoalan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, transisi energi, dan inklusivitas pertumbuhan.

Baca juga: Menko AHY dan PII Bahas Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Kedua, adanya komitmen atas reindustrialisasi dan keberlanjutan melalui penerapan green and blue economy, smart city and digitalization, serta sustainable technology.

Ketiga, peran sentral para insinyur dalam pembangunan nasional.

“Secara spesifik tujuan tema tersebut adalah meningkatkan kesadaran atas peran kerja keinsinyuran untuk mengatasi masalah dan tantangan global: seperti climate change, poverty, sustainable resource use. Lalu mendorong keberagaman dan inklusifitas terutama untuk insinyur muda dan Perempuan. Selain itu, juga menjadi showcase dari inovasi dan proyek skala besar yang sejalan dengan ESG (Environmental, Social, Governance) standards,” kata Bambang.

Ilham mengajak berbagai pihak untuk berpartisipasi dan mendukung penyelenggaraan WED 2026 di Indonesia.

Baca juga: PII Buka Suara soal Jaminan Pembayaran Utang Kereta Cepat ke China

“Tentu kepercayaan ini juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Ijinkan saya mengajak semua pihak, para insinyur Indonesia di berbagai sektor keahlian, para pemangku kepentingan di bidang industri, bisnis, pemerintahan, akademia, dan media untuk berpartisipasi dan men-support agenda ini, sebagai bagian dari meningkatkan kontribusi keinsinyuran bagi Indonesia dan dunia,” ujar Ilham.

Tag:  #tuan #rumah #world #engineering #2026 #perkuat #peran #insinyur #dalam #pembangunan #berkelanjutan

KOMENTAR