Tim SAR Gabungan Temukan Pilot Pesawat Pelita Air dalam Keadaan Meninggal Dunia
- Kecelakaan pesawat di dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Kamis siang (19/2), menyebabkan pilot bernama Hendrick meninggal dunia. Tim SAR Gabungan menemukan jenazah korban di lokasi kecelakaan.
Berdasar keterangan resmi dari Kodam VI/Mulawarman, pesawat tersebut milik PT Pelita Air Service berjenis Air Tractor AT-802. Pesawat itu terbang dengan nomor registrasi PK-PAA. Informasi awal jatuhnya pesawat itu diterima oleh jajaran TNI di Kaltara pada pukul 12.20 WITA.
”Tanpa menunggu lama, unsur terdekat dari Kodim 0911/Nunukan bersama prajurit Satgas Pamtas Indonesia–Malaysia Yon Armed 4/Parahyangan serta personel Koramil 0911-06/Krayan segera bergerak dan menjadi yang pertama tiba di lokasi titik jatuhnya pesawat,” bunyi keterangan resmi tersebut.
Medan berat berupa pegunungan terjal dan akses yang terbatas, tidak menyurutkan langkah prajurit untuk melaksanakan pencarian korban kecelakaan tersebut. Hasilnya, seorang pilot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kecelakaan.
”Selain melaksanakan evakuasi korban, personel TNI tersebut juga mengamankan puing-puing pesawat guna mendukung proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang,” demikian penjelasan dalam keterangan itu.
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir menyampaikan bahwa jajaran Polda Kaltara turut bergabung dalam Tim SAR Gabungan tersebut. Dia memastikan, saat ini personel dari Polri sudah bergerak bersama personel dari instansi lainnya di Kaltara.
”Wilayah Gunung Pa' Ramayo Desa Pa'Bettung, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan (lokasi jatuhnya pesawat),” ungkap dia saat dikonfirmasi oleh awak media.
Johnny memastikan bahwa pesawat yang mengalami kecelakaan berjenis kargo. Namun, dia belum bisa menyampaikan lebih jauh mengenai kondisi awak pesawat tersebut. Dia menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan bergerak ke lokasi kecelakaan untuk memastikan hal itu.
”Keselamatan crew pesawat masih dipastikan oleh personel SAR di lapangan. Namun, kita semua berdoa semoga Crew pesawat tetap selamat dan semoga tidak ada korban jiwa.” kata dia.
Informasi yang diterima oleh Radar Tarakan (Jawa Pos Group) menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi siang tadi. Saat itu pesawat tengah dalam penerbangan dari Tarakan menuju Krayan. Berdasar video yang beredar luas, pesawat itu jatuh dan terbakar.
Merujuk keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Pelita Air, pesawat itu adalah salah satu armada charter di maskapai tersebut. Saat ini proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung. Pesawat yang mengalami kecelakaan adalah salah satu layanan kargo pengangkut bahan bakar.
”Diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang, dengan jenis pesawat yang digunakan yaitu Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA,” bunyi keterangan itu.
Pelita Air menyatakan bahwa pesawat tersebut merupakan armada khusus yang melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan. Saat pemantauan terakhir, pesawat baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan.
Tag: #gabungan #temukan #pilot #pesawat #pelita #dalam #keadaan #meninggal #dunia