Prabowo Undang Institusi Pendidikan Asing Kerja Sama: Kami Mulai Bangun 500 Sekolah Berkualitas
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026). (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
13:42
19 Februari 2026

Prabowo Undang Institusi Pendidikan Asing Kerja Sama: Kami Mulai Bangun 500 Sekolah Berkualitas

- Presiden Prabowo Subianto mengundang institusi pendidikan asing datang ke Indonesia. Ia menyatakan minatnya untuk mengajak institusi tersebut bekerja sama.

Hal ini menyusul rencana pendirian 10 universitas baru dan 500 sekolah berkualitas di Indonesia.

Adapun ajakan ini disampaikan Prabowo dalam Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026).

"Bagi saya, pendidikan sangat penting. Saya sedang mendirikan 10 universitas baru. Tahun ini kami mulai membangun 500 sekolah berkualitas tinggi baru dengan bekerja sama dan mengundang institusi pendidikan asing untuk datang ke Indonesia. Kami membuka sektor pendidikan," kata Prabowo dikutip dari tayangan Kompas TV, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Prabowo Hadiri KTT Dewan Perdamaian, Puan: Untuk Mendukung Kemerdekaan Palestina

Prabowo lalu menceritakan kunjungannya ke Inggris untuk tawaran serupa pada awal 2026. Di negeri Raja Charles III itu, ia mengajak sejumlah universitas terkemuka untuk bekerja sama.

Ia menjalin komunikasi dengan Universitas Oxford, Universitas Cambridge, Imperial College, King's College, hingga University College London agar mau bekerja sama dengan Indonesia.

"Mereka sangat tertarik untuk datang ke Indonesia. Saya juga mengundang institusi Amerika untuk bekerja sama dengan kami di Indonesia," ucapnya.

Tak hanya di bidang pendidikan, ia mengajak para pengusaha AS berinvestasi di bidang kesehatan menyusul kurangnya jumlah dokter di dalam negeri.

Baca juga: Saat Prabowo Curhat Dituduh Belanja Serampangan Pakai Hasil Efisiensi Anggaran untuk MBG

Berdasarkan perhitungannya, Indonesia masih kekurangan sekitar 140.000 dokter. Sedangkan, universitas di Indonesia hanya mampu meluluskan sekitar 10.000 dokter per tahun.

"Itu berarti butuh 14 tahun untuk menutup celah tersebut kecuali ada upaya baru yang nyata. Itulah alasan saya menciptakan 10 universitas baru ini yang akan berbasis pada STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) dan kedokteran. Di sini saya rasa juga terdapat peluang bagi AS," jelas Prabowo.

Tag:  #prabowo #undang #institusi #pendidikan #asing #kerja #sama #kami #mulai #bangun #sekolah #berkualitas

KOMENTAR