Prabowo Teken Kesepakatan Tarif Trump Besok, Istana Harap Angkanya Turun
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa (17/2/2026) pukul 11.55 waktu setempat. (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
19:22
18 Februari 2026

Prabowo Teken Kesepakatan Tarif Trump Besok, Istana Harap Angkanya Turun

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto akan meneken kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS) pada Kamis (19/2/2026) besok.

Penandatanganan kerja sama itu akan dilakukan usai Prabowo menghadiri KTT Board of Peace (BoP) di AS di hari yang sama.

"Salah satu tambahan agendanya adalah insyaallah akan ada penandatanganan mengenai tarif dagang dengan pemerintah AS," ujar Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

"Iya setelah BoP, baru kemudian ada rencana tanda tangan kerja sama tarif," imbuh dia.

Baca juga: Memahami dan Menguji Langkah Prabowo di Dunia yang Berubah

Prasetyo berharap, akan ada penurunan tarif setelah Prabowo bertemu Presiden AS Donald Trump.

"Untuk sementara belum ada perubahan. Tapi tentunya mari kita semua berharap barangkali nanti di dalam pertemuan antara Bapak Presiden Prabowo dan Presiden Trump ada perubahan yang itu bermanfaat bagi bangsa dan negara kita. Ya harapan kita kan tentu pengen seperti itu (turun) ya, siapa tahu," ujar dia..

Hanya saja, Prasetyo mengaku belum ada pembahasan mengenai angka berapa yang Indonesia inginkan.

Namun, jika melihat yang dialami oleh negara lain, Prasetyo berharap Indonesia juga bisa seperti itu.

Baca juga: Tiga Agenda Prabowo Selama Kunjungan di AS, Apa Saja?

"Tidak ada briefing ya kalau mengenai pengennya ke angka berapa. Mungkin kita hanya melihat negara-negara lain, kalau ada yang bisa turun 18, ya mungkin kita pengen turun ke 18. Ya tapi kan artinya bukan kita yang menentukan hal tersebut, tapi bagian dari kita upaya untuk bernegosiasi kan terus kita lakukan," imbuh dia.

Diketahui, penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff atau ART merupakan kelanjutan dari negosiasi tarif antara Indonesia dan AS sejak tahun lalu.

Pada 22 Juli 2025, AS dan Indonesia menyepakati pernyataan bersama mengenai kerangka kerja ART yang menyebutkan bahwa AS akan memangkas tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen untuk produk asal Indonesia.

Baca juga: KTT Perdana Dewan Perdamaian Digelar Besok, Prabowo Dipastikan Hadir

Negosiasi kemudian berlanjut pada 22 Desember 2025, ketika delegasi Indonesia dan Kantor Perwakilan Dagang AS di Washington DC menyepakati substansi kesepakatan soal tarif impor tersebut.

Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah kepastian AS untuk menghapus tarif impor khusus pada komoditas seperti sawit, kopi, minyak kelapa, dan kakao.

Selain itu, Indonesia juga berkomitmen mengatasi hambatan nontarif yang menghambat kerja sama antara kedua negara melalui deregulasi kebijakan.

Tag:  #prabowo #teken #kesepakatan #tarif #trump #besok #istana #harap #angkanya #turun

KOMENTAR