Kota Tua Jakarta 'Menyala'! Video Mapping dan Konser Band Meriahkan Malam Imlek 2026
- Kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, mendadak berubah menjadi lautan cahaya di malam Imlek, Senin (16/2). Ribuan warga tumpah ruah di area Taman Fatahillah untuk menyaksikan Jakarta Light Festival, sebuah gelaran spesial dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Suasana malam di ikon Jakarta ini tampak jauh lebih hidup. Tembok Museum Fatahillah yang bersejarah disulap menjadi layar raksasa melalui pertunjukan video mapping yang memukau, menampilkan animasi khas Tionghoa yang bergerak selaras dengan irama musik.
Tak hanya cahaya di dinding museum, sebuah instalasi patung kuda raksasa yang menyala oranye kemerahan menjadi pusat perhatian. Patung ini melambangkan datangnya Shio Kuda di tahun 2026.
Banyak pengunjung yang rela antre demi berswafoto di depan instalasi tersebut maupun di bawah deretan lampion merah yang cantik. Sementara itu, warga lainnya memilih duduk lesehan di pelataran museum sambil menikmati musik dari layar videotron besar.
Antusiasme Warga: Dari Glodok Hingga Lenteng Agung
Kemeriahan ini menarik minat siapa saja, baik yang merayakan Imlek maupun warga yang sekadar ingin menikmati liburan. Melisa, 28, warga Glodok, sengaja datang bersama keluarganya setelah tradisi makan malam bersama.
"Ke sini karena dekat, meriah sih ternyata. Paling suka video mapping di gedung itu keren, terasa lah suasana Imleknya," ujar Melisa di lokasi.
Ia pun menitipkan doa untuk tahun yang baru ini.
"Harapannya di tahun Kuda ini, semoga rezeki makin lancar, keluarga sehat semua, dan Jakarta makin maju dan damai," ucapnya.
Hal senada juga dirasakan Gari, 28, warga Lenteng Agung. Meski tidak merayakan Imlek, ia memboyong anak dan istrinya ke Kota Tua karena aksesnya yang mudah menggunakan KRL Commuter Line.
"Saya sebenarnya enggak merayakan Imlek, tapi mumpung libur panjang jadi ngajak anak jalan-jalan ke sini. Enak ke sini bisa pakai KRL enggak macet di Glodok, apalagi kan banyak galian MRT tuh di sini. Terus parkir juga enggak ribet," kata Gari.
Jadwal dan Target Pengunjung
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta Denny Aputra menjelaskan, acara ini dirancang khusus untuk memanjakan masyarakat di momen pergantian tahun baru China.
"Rangkaian acara berlangsung dari pukul 16.00 sampai 22.00 WIB. Pertunjukan video mapping digelar mulai pukul 19.15 WIB," jelas Denny.
Hiburan makin lengkap dengan kehadiran bintang tamu seperti Hijau Daun dan Mata Band, serta pertunjukan tarian tradisional Tiongkok dan Barongsai. Festival ini masih akan berlangsung hingga Selasa (17/2).
"Target kami semoga mencapai 25.000 hingga 30.000 pengunjung selama Jakarta Light Festival," imbuh Denny.
Tag: #kota #jakarta #menyala #video #mapping #konser #band #meriahkan #malam #imlek #2026