BGN Cairkan Rp 32,1 Triliun untuk MBG, Dadan Hindayana: Belum Pernah Ada Sepanjang Sejarah Indonesia
Kepala Badan Gizi Nasional , Dadan Hindayana. (Istimewa).
09:48
16 Februari 2026

BGN Cairkan Rp 32,1 Triliun untuk MBG, Dadan Hindayana: Belum Pernah Ada Sepanjang Sejarah Indonesia

Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat telah mencairkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 32,1 triliun dalam waktu sekitar 1,5 bulan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai jumlah tersebut menjadi pencapaian terbaik sepanjang sejarah.

“Hari ini Badan Gizi sudah mencairkan Rp 32,1 triliun. Belum pernah ada sepanjang sejarah republik ada sebuah kementerian yang sudah mencairkan Rp 32,1 triliun dalam waktu satu setengah bulan,” ujar Dadan dalam acara Indonesia Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Minggu (15/2).

Dadan merinci, dari total dana yang telah dicairkan, sebanyak 70 persen digunakan untuk pembelian bahan baku makanan. Kemudian 20 persen dialokasikan untuk biaya operasional, termasuk gaji karyawan, dan 10 persen diberikan sebagai insentif bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Menurutnya, skema tersebut dirancang agar dana benar-benar menggerakkan ekonomi riil di daerah, khususnya sektor pangan dan UMKM penyedia bahan baku.

Tahun ini, BGN mengelola anggaran sebesar Rp 268 triliun dengan tambahan dana cadangan Rp 67 triliun. Dengan demikian, total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp 335 triliun.

Menariknya, sekitar 93 persen anggaran tersebut disalurkan langsung oleh BGN melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap daerah.

"Jangan lupa bahwa 93% dari anggaran tersebut itu dialirkan oleh badan gizi melalui KPPN langsung ke satuan pelayanan pemenuhan gizi di setiap SPPG," bebernya.

Lebih lanjut, Dadan menyampaikan bahwa dana itu mengalir hingga ke tingkat provinsi dan kampung-kampung. Setiap SPPG rata-rata menerima hampir Rp 1 miliar per bulan.

Adapun sebaran SPPG di berbagai provinsi disebut menjadi indikator besarnya uang yang beredar di wilayah tersebut. Di Aceh, misalnya, telah berdiri 608 SPPG.

"Artinya, sekitar Rp 608 miliar beredar setiap bulan di provinsi tersebut. Sementara di Jawa Barat terdapat 5.295 SPPG, yang berarti dana sekitar Rp 5,295 triliun mengalir per bulan di wilayah itu," tukas Dadan.

Editor: Mohamad Nur Asikin

Tag:  #cairkan #triliun #untuk #dadan #hindayana #belum #pernah #sepanjang #sejarah #indonesia

KOMENTAR