Hasto Sebut Pemilu Masih Jauh, PDI-P Fokus Kerja untuk Rakyat
– Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menegaskan pihaknya tidak ingin terjebak dalam demokrasi elektoral semata, meski mulai bermunculan survei elektabilitas menuju Pemilu 2029.
“Yang penting sekarang kerja untuk rakyat dulu. Pemilu masih jauh,” ujar Hasto, di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Hasto menilai, demokrasi seharusnya dimaknai secara lebih substansial, yakni menghadirkan keadilan sosial dan menjawab persoalan konkret yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar perbincangan angka elektabilitas.
“Jangan dibawa demokrasi ini elektoral, lalu setiap hari hanya berbicara tentang pemilihan. Lebih baik kita bicara demokrasi substansial, demokrasi untuk rakyat,” kata dia.
Baca juga: Hasto Sebut PDI-P Dorong Penguatan UU KPK, Fokus Berantas Kejahatan Korupsi Besar
Ia mencontohkan persoalan kemanusiaan yang masih terjadi di berbagai daerah, salah satunya kasus seorang anak sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disebutnya bunuh diri karena tidak mampu membeli alat tulis.
“Kita lihat apa yang terjadi di NTT, ada anak sekolah yang harus bunuh diri karena tidak bisa membeli alat tulis. Itu pukulan kemanusiaan kita, tamparan buat kita semuanya,” ujar Hasto.
Menurut Hasto, tragedi tersebut seharusnya menjadi pengingat bahwa tugas utama partai politik adalah hadir di tengah rakyat dan membantu mengatasi persoalan dasar, seperti akses pendidikan dan kehidupan yang layak.
Baca juga: PDI-P soal 11 Juta PBI Dinonaktifkan: BPJS Bukan Profit Oriented
Ia menegaskan, PDI Perjuangan memilih mengarahkan energi politiknya untuk kerja-kerja konkret di lapangan dibanding membangun narasi elektoral jangka panjang.
Hasto menambahkan, demokrasi yang sehat bukan hanya diukur dari kompetisi pemilu, tetapi dari sejauh mana negara dan partai politik mampu menjamin hak-hak dasar warganya.
“Partai juga harus bergerak turun ke bawah untuk ikut mengatasi masalah-masalah itu,” kata Hasto.
Tag: #hasto #sebut #pemilu #masih #jauh #fokus #kerja #untuk #rakyat