Komisi I DPR Kecam Penghancuran Markas UNRWA di Yerussalem oleh Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (6/7/2025).(KOMPAS.com / IRFAN KAMIL)
13:14
22 Januari 2026

Komisi I DPR Kecam Penghancuran Markas UNRWA di Yerussalem oleh Israel

- Komisi I DPR RI mengecam aksi penghancuran markas United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) atau Badan PBB untuk Pengungsi Palestina di Yerusalem oleh Israel.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai, aksi yang berlangsung pada Selasa (20/1/2026), itu adalah luka bagi nurani kemanusiaan.

“Penghancuran markas United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) di Yerusalem Timur adalah luka bagi nurani kemanusiaan," kata Sukamta, dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, UNRWA hadir untuk mereka yang paling rapuh, yaitu anak-anak, perempuan, dan keluarga pengungsi yang hidup dalam ketidakpastian.

Menghancurkan fasilitas kemanusiaan berarti menutup pintu harapan bagi mereka yang bahkan tidak memiliki pilihan selain bertahan hidup.

"Ketika sebuah lembaga yang bertugas memberi makan, pendidikan, dan perlindungan bagi pengungsi justru dijadikan sasaran, maka yang diserang bukan hanya sebuah bangunan, tetapi rasa kemanusiaan itu sendiri," ujar dia.

Menurut dia, apapun dalih politik dan keamanan, kemanusiaan seharusnya menjadi garis batas terakhir yang tidak boleh dilanggar.

Ketika batas itu runtuh, dunia sedang bergerak ke arah yang berbahaya, yaitu normalisasi penderitaan dan pembenaran atas ketidakadilan.

“Diam terhadap tindakan semacam ini berarti membiarkan kemanusiaan terus tergerus. Solidaritas terhadap rakyat Palestina bukan sekadar sikap politik, melainkan tanggung jawab moral bersama untuk memastikan bahwa nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah konflik dan kekerasan,” ujar dia.

Sebagai informasi, pasukan Israel menargetkan sedikitnya dua fasilitas UNRWA di Yerusalem Timur pada Selasa (20/1/2026).

Sejumlah buldoser pun menghancurkan Kantor UNRWA di kawasan Sheikh Jarrah.

Selain itu, aparat keamanan menembakkan gas air mata ke sebuah sekolah vokasi UNRWA di Qalandia, pinggiran Yerusalem.

Insiden tersebut terjadi di tengah penerapan undang-undang baru Israel yang melarang UNRWA beroperasi di wilayah yang didefinisikan Israel, termasuk Yerusalem Timur.

Tag:  #komisi #kecam #penghancuran #markas #unrwa #yerussalem #oleh #israel

KOMENTAR