Istana Prihatin Israel Kembali Serang Palestina
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
10:34
2 Februari 2026

Istana Prihatin Israel Kembali Serang Palestina

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah Indonesia sangat prihatin atas terjadinya serangan Israel kepada Palestina di wilayah Gaza pada Sabtu (31/1/2026).

“Ya, tentu kan kita prihatin ya, masih terjadi serangan,” kata Prasetyo saat ditemui di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/1/2026).

Prasetyo pun menegaskan bahwa Indonesia akan tetap membantu Palestina setelah menjadi anggota Dewan Perdamaian.

Ia menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto juga telah memberikan masukan kepada negara-negara anggota Dewan Perdamaian atas serangan Israel tersebut.

“Ada, tapi kan melalui jalur-jalur tertutup,” kata Prasetyo.

Baca juga: Serangan Israel Sudah Tewaskan 523 Orang di Gaza Selama Gencatan Senjata

Israel serang Palestina

Diberikan sebelumnya, sedikitnya 32 warga Palestina dilaporkan tewas akibat gelombang serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1/2026). Informasi tersebut disampaikan oleh otoritas setempat di Gaza di tengah masih berlakunya gencatan senjata.

Badan pertahanan sipil Gaza yang dikelola Hamas menyebutkan bahwa perempuan dan anak-anak termasuk di antara korban jiwa.

Sementara itu, serangan udara dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Jalur Gaza, termasuk di Khan Younis, Gaza bagian selatan.

Baca juga: Israel Kembali Serang Gaza, Pimpinan Komisi I: Ujian Nyata Bagi Board of Peace

Warga Palestina menggambarkan serangan tersebut paling intens sejak fase kedua gencatan senjata mulai berlaku awal bulan ini, yang dimediasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Oktober lalu.

Militer Israel membenarkan telah melancarkan serangan udara tersebut dan menyatakan bahwa langkah itu diambil sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas.

Sejak gencatan senjata diberlakukan tahun lalu, Israel dan Hamas saling menuding telah melanggar kesepakatan tersebut.

Tag:  #istana #prihatin #israel #kembali #serang #palestina

KOMENTAR