Isu Perombakan Direksi Himbara Menguat, Pemerintah Beri Sinyal Berbeda
CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi/Hilirisasi Rosan Roeslani di Istana, Jakarta, Rabu (17/12/2025) sore(KOMPAS.com/Rahel)
10:28
2 Februari 2026

Isu Perombakan Direksi Himbara Menguat, Pemerintah Beri Sinyal Berbeda

- Isu perombakan direksi bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara mencuat di ruang publik. Presiden Prabowo Subianto disebut tengah mempertimbangkan langkah tersebut.

Isu itu disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberi keterangan di kawasan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026). Sjafrie menyebut Presiden menilai jajaran direksi Himbara berpotensi merugikan negara.

Sjafrie menyinggung pola penyaluran kredit bank-bank Himbara. Kredit dinilai lebih banyak mengalir ke pengusaha besar, sementara pelaku usaha kecil kurang mendapat ruang.

"Oleh karena itu, Presiden memutuskan untuk mengganti semua direksinya. Sudah ada tata kelola baru untuk menertibkan BUMN," ujar Sjafrie dikutip dari Tribunnews.com, Senin (2/2/2026).

Baca juga: Aturan Devisa Hasil Ekspor Wajib Ditempatkan di Himbara Bakal Terbit Pekan Ini

Pergantian direksi disebut akan dilakukan melalui metode talent scouting. Pemerintah ingin menjaring figur dengan rekam jejak profesional, integritas tinggi, dan komitmen nasionalisme.

"Kita cari yang punya kemampuan intelektual dan praktisi, tapi yang terpenting, dia cinta Tanah Air. Kita butuh generasi muda yang cerdas, militan, dan kredibel untuk menjaga 'perahu' ekonomi Indonesia," ucap Sjafrie.

Pernyataan tersebut tidak sejalan dengan keterangan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani.

Rosan mengaku belum mengetahui adanya rencana perombakan direksi Himbara. Ia menyebut tidak ada pembahasan soal itu, baik di internal pemerintahan maupun di lingkungan Himbara.

"Kami di Danantara sebagai pemegang saham di seluruh Bank Himbara, sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai hal itu," ucap Rosan saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Baca juga: Kemenkeu Tegaskan Isu Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara Hoaks

Rosan menambahkan evaluasi tata kelola bank pelat merah tetap menjadi perhatian. Pembahasan akan dilakukan bila memang diperlukan.

"Tentunya kami akan selalu berkonsultasi apabila memang perlu ada perbaikan. Tetapi sejauh ini tidak ada perbicaraan mengenai hal itu," ujarnya.

"Sampai sejauh ini belum ada pembicaraan mengenai itu," kata Rosan menegaskan.

Tag:  #perombakan #direksi #himbara #menguat #pemerintah #beri #sinyal #berbeda

KOMENTAR