Penetapan Awal Ramadhan 2026 Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Berbeda
Ilustrasi Ramadhan.(SHUTTERSTOCK/ARMANKRA19)
19:06
11 Januari 2026

Penetapan Awal Ramadhan 2026 Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Berbeda

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama (Kemenag) Thobib Al Asyhar mengatakan penetapan awal Ramadhan 2026 antara pemerintah dengan Muhammadiyah diprediksi berbeda.

Thobib menyebut, dalam kalender Hijriah, awal Ramadhan 2026 jatuh pada 19 Februari.

Meski begitu, pemerintah tetap menunggu pelaksanaan sidang isbat.

"Kemungkinan awal Ramadhan akan terjadi perbedaan yang memang sudah diprediksi dari sekarang. Berdasarkan kalender yang ada dan maklumat dari beberapa ormas telah ditetapkan tanggal awal Ramadhan 1447," ujar Thobib kepada Kompas.com, Minggu (11/1/2026).

"Dalam kalender Hijriah pemerintah dan beberapa ormas Islam tertera awal Ramadhan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Namun untuk pemerintah tetap menunggu pelaksanaan Isbat awal Ramadhan 1447 yang insyaallah akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026," sambungnya.

Thobib menjelaskan, ormas Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 H pada tanggal 18 Februari 2026.

Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut, Thobib mengindikasikan, sangat dimungkinkan terjadinya perbedaan dalam mengawali puasa.

"Saya kira di Indonesia hal ini sudah biasa terjadi. Jadi enggak perlu dipersoalkan lagi," kata Thobib.

Sementara itu, Thobib mengimbau masyarakat tetap mengikuti keputusan pemerintah mengenai kapan awal puasa 2026.

"Jika memang hal itu (perbedaan) tidak bisa dihindarkan, pemerintah berharap agar masyarakat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Wathaniyah (kebangsaan)," imbuhnya.

Tag:  #penetapan #awal #ramadhan #2026 #pemerintah #muhammadiyah #diprediksi #berbeda

KOMENTAR