KDM Balas Kritik Pandji Pragiwaksono: Keliling ke Daerah Jabar, Saya Gubernur Konten atau Kenyataan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025). Dedi Mulyadi bersama jajaran di Pemerintah Daerah Jawa Barat melakukan koordinasi dan supervisi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait program penyelamatan aset negara, normalisasi sungai, dan pengawasan tata ruang di wilayah Jawa Barat. HANUNG HAMBARA/JAWA POS
11:40
4 Januari 2026

KDM Balas Kritik Pandji Pragiwaksono: Keliling ke Daerah Jabar, Saya Gubernur Konten atau Kenyataan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM merespons kritik yang disampaikan komika Pandji Pragiwaksono terkait gaya kepemimpinannya yang kerap dinilai sebagai 'gubernur konten'. Dedi menegaskan, kritik tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat dan patut dihargai.

“Bang Pandji terima kasih ya, saya penggemar Anda loh. Anda ini keren setiap pernyataan-pernyataannya menggelitik, korektif, dan edukatif,” kata Dedi Mulyadi dalam media sosial Instagram, Minggu (4/1).

Dedi kemudian menyinggung pandangan Pandji soal kecenderungan masyarakat Jawa Barat memilih pemimpin yang berlatar belakang artis. Menurutnya, realitas politik menunjukkan bahwa tidak semua figur publik otomatis terpilih meski populer.

“Termasuk ini orang Jawa Barat milih pemimpin yang selalu keartisan, tetapi sayang sekali Bang Pandji, Pak Deddy Mizwar dan Pak Dede Yusuf, waktu nyalonin jadi gubernur malah nggak kepilih,” ungkap KDM.

Ia mengingatkan bahwa dirinya pernah mendampingi Deddy Mizwar sebagai calon wakil gubernur, sementara Dede Yusuf maju bersama pasangan lain, namun keduanya tetap tidak terpilih dalam kontestasi Pilgub Jawa Barat.

“Pak Deddy Mizwar dulu pasangannya sama saya loh calon wakil gubernurnya, kemudian Pak Dede Yusuf pasangannya sama Pak Lex, juga nggak terpilih,” ujarnya.

Meski demikian, Dedi menilai latar belakang artis tidak serta-merta mencerminkan kapasitas seseorang dalam memimpin. Ia justru memuji kemampuan Dede Yusuf dalam memahami isu pembangunan.

“Tetapi walaupun dia artis, Pak Dede Yusuf itu punya pemahaman pembangunan yang relatif sangat baik,” ucap KDM.

Ia menambahkan, rekam jejak Dede Yusuf di DPR juga menunjukkan kapasitasnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, kemampuan berpikir dan bekerja tidak bisa diukur semata dari profesi awal seseorang.

“Dan sekarang dua kali menjadi pimpinan komisi di DPR, juga kerangka berpikir pembangunannya keren. Yang artis juga punya kemampuan,” bebernya.

Menanggapi label 'Gubernur Youtuber' yang kerap disematkan kepadanya, KDM memilih untuk tidak menilai dirinya sendiri. Ia justru mengajak publik menilai langsung hasil kerjanya di lapangan.

“Sedangkan saya sendiri dianggap Gubernur Youtuber, saya nggak boleh muji diri saya, baik apa nggak sebagai pemimpin,” ujarnya.

KDM kemudian menantang Pandji untuk datang langsung ke Jawa Barat dan melihat kondisi nyata pembangunan yang dilakukan pemerintah provinsi. Ia menegaskan, penilaian kepemimpinannya seharusnya dilihat dari hasil konkret, bukan sekadar konten di media sosial.

“Kemudian keliling ke daerah-daerah, berbagai daerah di seluruh Provinsi Jawa Barat, saya ngebangunnya bener apa nggak, apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan, ya kita sama-sama lihat bagaimana hasil di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, KDM menekankan pentingnya kritik dan otokritik dalam negara demokrasi. Ia mengapresiasi kritik yang disampaikan secara terbuka dan kreatif.

“Terus berkarya, melakukan otokritik yang terbuka. Karena ini negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pikiran dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka, apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka, keren,” imbuhnya.

Sebelumnya, dalam acara Mens Rea komika Pandji Pragiwaksono mengkiritik pemilihan kepala daerah di Jabar. Ia menilai, masyarakat di Jabar mayoritas menginginkan kepala daerah yang berlatar belakang artis.

"Nah ini di antara masyarakat Indonesia, gua sehari-hari, masalah terbesar ini adanya di Jawa Barat, orang sunda. Orang sunda senang sekali milih artis," ucap Pandji dalam materi acara Mens Rea.

Pandji menyinggung latar belakang Gubernur Jawa Barat yang banyak muncul dari kalangan artis, termasuk Dedi Mulyadi yang disebutnya sebagai Youtuber.

"Gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar artis film, wakil gubernur mereka Dede Yusuf artis tv, sekarang Gubernur-nya Dedi Mulyadi artis Youtube. Banyak yang nggak suka, santai saja kawan," pungkasnya.

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #balas #kritik #pandji #pragiwaksono #keliling #daerah #jabar #saya #gubernur #konten #atau #kenyataan

KOMENTAR