Guru Besar UGM Zainal Arifin Mocthar Dapat Teror Telepon Ancaman Penangkapan
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar mengaku mendapat teror telepon dari orang tidak dikenal.
Kabar ini diunggah pria yang akrab disapa Uceng ini melalui akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar, Jumat (2/1/2026).
Kompas.com sudah mendapatkan izin untuk mengutip pernyataannya dari sosial media.
Dalam unggahannya, Uceng menyebut nomor telepon +62 838 17941429 mengontaknya hari ini.
Nomor tersebut mengaku dari Polresta Jogjakarta dan meminta segera menghadap dan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Jika tidak (menghadap), akan segera melakukan penangkapan," tulis Uceng.
Dia mengatakan, suara dalam telepon diberat-beratkan agar terlihat memiliki otoritas.
Uceng menyebut teror ini bukan kali pertama, tetapi sudah dua kali dengan nada teror yang sama.
Namun dia mengaku tidak terlalu peduli dengan ancaman yang ia terima.
"Saya hanya ketawa dan matiin ponsel lalu lanjut ngetik," katanya.
Uceng mengatakan, semua orang mungkin memiliki pemahaman yang sama bahwa ancaman atau teror yang ia terima adalah penipuan yang tidak jelas.
Namun yang dia sayangkan adalah, orang-orang seperti ini bisa menelepon berkali-kali.
"Tapi bagaimana pun di negeri ini penipu macam begini terlalu diberi ruang bebas. Nyaris enggak pernah ada yang dikejar dengan serius. Data kita diperjualbelikan dan berbagai tindakan scam lainnya," kata Uceng.
"Yang kedua, kepada para penipu, jangan jualan polisi untuk mengancam dan nakutin orang-orang tertentu, enggak akan ngefek," tandasnya.
Rentetan teror aktivis dan influencer
Sebagai informasi, aktivis lingkungan Iqbal Damanik, dan para influencer seperti DJ Donny, Sherly Annavita, dan Virdian mendapat pesan ancaman bernada "Mulutmu Harimaumu".
DJ Donny, menerima dua kali teror ke rumahnya dalam kurun waktu tiga hari terakhir.
Pertama ia dikirimi bangkai ayam pada Senin (29/12/2025). Dan teror kedua rumahnya dilempari bom molotov.
Upaya hukum yang telah ditempuh Donny saat ini adalah melapor peristiwa itu ke Mapolda Metro Jaya dengan registrasi perkara nomor STTLP/B/ 9545 / XII /2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Tag: #guru #besar #zainal #arifin #mocthar #dapat #teror #telepon #ancaman #penangkapan