Psikopat Adalah Gangguan Mental Paling Ekstrem, Pahami 20 Tanda Bahaya Sebelum Terkena Imbas dan Dampaknya!
Ilustrasi- Psikopat tidak takut konsekuensi hukum (outkasdesign-freepik)/
11:50
3 Mei 2024

Psikopat Adalah Gangguan Mental Paling Ekstrem, Pahami 20 Tanda Bahaya Sebelum Terkena Imbas dan Dampaknya!

 

 - Psikopat merupakan gangguan kepribadian antisosial (ASPD), dimana kondisi ini persisten dan serius mempengaruhi suasana hati, kognisi, pengambilan keputusan, dan perilaku secara signifikan.

Gangguan ASPD pada Psikopat, mengganggu kemampuan seseorang dalam menjaga hubungan, dan berinteraksi secara positif dengan orang lain.

Baik sosiopat ataupun psikopat, keduanya dikenal sebagai gangguan mental paring parah dibanding lainnya. 

Akan tetapi, psikopat mewakili kategori yang paling ekstrim dan berbahaya dalam gangguan mental dan kepribadian seseorang.

Psikopat, seringkali menunjukkan perilaku kriminal, kejam, atau tidak bertanggung jawab secara sosial seperti berbohong, mencuri, dan terlibat dalam kekerasan atau penyalahgunaan terhadap orang lain.

Karena kurangnya empati dan penyesalan atas konsekuensi dari tindakan mereka terhadap orang lain, Pskiopat cenderung terlibat dalam kejahatan, kekerasan, dan perilaku berbahaya lainnya.

Melansir Choosing Teraphy, mengenali tanda-tanda psikopati bisa sulit karena individu psikopat pandai dalam manipulasi dan penipuan.

Namun, interaksi yang berulang dapat mengungkap sifat sejati mereka. Berikut adalah 20 indikator yang perlu diperhatikan:

1. Pesona & Karisma yang Superfisial

Psikopat bisa menampilkan pesona dan karisma yang luar biasa, terutama pada psikopat perempuan yang mungkin tampak lebih terampil secara sosial.

Meskipun kurang empati, mereka bisa meyakinkan dan memperagakan perilaku pro-sosial seperti kebaikan dan simpati, meskipun sifat tiruan ini cenderung memudar seiring waktu dan mengungkapkan kekejaman atau kebencian yang mendasar.

2. Kekejaman yang Tidak Perlu

Begitu pesonanya pudar, psikopat mungkin menunjukkan kekejaman, seperti menggosip, membuat komentar yang menusuk, merasa senang ketika melihat penderitaan orang lain, atau seringkali mengarah pada pola melanggar hak orang lain.

3. Kebohongan

Banyak psikopat cenderung berbohong patologis, memperbesar fakta untuk memanipulasi situasi atau membesarkan ego mereka, tanpa mengalami rasa bersalah yang biasanya terkait dengan kebohongan.

4. Ketidakbertanggungjawaban & Menyalahkan Orang Lain

Meskipun melakukan tindakan yang mengerikan, psikopat jarang menerima tanggung jawab. Mereka lebih memilih menyalahkan orang lain atau membenarkan tindakan mereka, hal ini mencerminkan ketiadaan kompas moral dalam diri mereka.

5. Kebutuhan akan Kekuasaan, Kontrol, & Dominasi

Psikopat seringkali tertarik pada posisi otoritas di mana mereka dapat mengendalikan orang lain, didorong oleh keinginan untuk dominasi, yang mungkin tumpang tindih dengan narsisme dan Machiavellianisme.

6. Kesenangan Sadis atas Rasa Sakit & Penderitaan

Beberapa psikopat mendapatkan kesenangan dari rasa sakit orang lain, baik secara seksual maupun non-seksual. Hal ini mencerminkan kecenderungan sadis yang dapat berkontribusi pada perilaku kekerasan atau kekerasan seksual.

7. Kebosanan & Perilaku Mencari Sensasi

Karena respon emosional yang tereduksi, psikopat mungkin terlibat dalam aktivitas mencari sensasi yang dapat menyebabkan keterlibatannya dalam perilaku kriminal, penyalahgunaan zat, atau perilaku seksual berisiko.

8. Mengabaikan Aturan, Hukum, & Norma

Psikopat sering mengabaikan etika sosial, terlibat dalam pelanggaran baik yang kecil maupun serius, dengan proporsi yang signifikan terlibat dalam kejahatan kekerasan.

9. Tidak Terganggu & Tak Takut pada Konsekuensi

Berbeda dengan kebanyakan individu yang terlibat dalam perilaku kriminal, psikopat kurang khawatir tentang tertangkap aparat. Hal ini mungkin karena kelainan dalam daerah otak yang terkait dengan respons terhadap ketakutan dan kontrol impuls.

10. Sikap Dingin & Tanpa Perasaan

Psikopat umumnya menunjukkan sikap yang dingin dan apatis, mencerminkan kapasitas terbatas mereka dalam merasakan berbagai emosi dan membuat mereka tampak jauh dari situasi yang memicu respons emosional pada orang lain.

11. Riwayat Masalah Perilaku pada Masa Kanak-Kanak

Gangguan kepribadian antisosial psikopat biasanya mulai muncul pada masa kanak-kanak atau awal remaja, dengan tanda-tanda seperti sering bertengkar, berbohong, mencuri, dan kekejaman terhadap hewan atau anak-anak lain yang tampak sebelum usia 15 tahun.

12. Jejak Hubungan Pendek dan Terputus

Psikopat sering mengalami kesulitan membentuk hubungan dekat karena kurangnya empati, menyebabkan hubungan yang pendek dan dangkal, serta banyak individu yang merasa dikhianati, terluka, atau menjadi musuh.

13. Eksploitasi Orang Lain demi Keuntungan Pribadi

Demi mencapai tujuan mereka dalam mencari kekuasaan atau kekayaan, psikopat akan menggunakan, menyalahgunakan, dan mengeksploitasi orang lain tanpa penyesalan.

14. Perencanaan yang Dihitung dan Strategis

Berbeda dengan sosiopat yang didorong oleh emosi, psikopat tenang dan terhitung dalam pengambilan keputusan. Mereka sering merencanakan dengan rinci cara untuk mengeksploitasi orang-orang yang murah hati.

15. Kekurangan Nurani

Psikopat tidak merasakan penyesalan yang tulus atas tindakan mereka, membuat mereka berbahaya karena kurangnya penyesalan yang membatasi perilaku mereka.

16. Cara Berpikir yang Abnormal

Pemikiran yang abnormal sering terjadi pada psikopat, hal ini dapat tercermin dalam komentar aneh atau tidak peduli mereka terhadap perasaan orang lain.

17. Rentang Perhatian yang Buruk & Kehilangan Minat

Psikopat mudah bosan dengan aktivitas dan hubungan, sering kehilangan minat pada tujuan atau proyek yang pernah penting bagi mereka.

18. Kecenderungan Kekerasan, Penyalahgunaan, atau Agresi

Psikopat cenderung menuju kekerasan, agresi, dan eksploitasi, yang merupakan prediktor kuat perilaku kekerasan, termasuk kejahatan dan kekerasan seksual.

19. Bermusuhan & Oposisional Secara Alami

Sifat bermusuhan dan oposisional adalah ciri psikopat yang kurang dikenal. Hal ini seringkali menunjukkan pandangan rasis, seksis, dan misoginis.

20. Ahli Penipu

Psikopat ahli dalam penipuan, mereka menggunakan distorsi kebenaran dan manipulasi emosional untuk mencapai tujuan mereka. Mereka bahkan mungkin menipu penjagaan dan penyedia perawatan untuk berpikir mereka telah membaik.

  ***   

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #psikopat #adalah #gangguan #mental #paling #ekstrem #pahami #tanda #bahaya #sebelum #terkena #imbas #dampaknya

KOMENTAR