



Surat Abasa Ayat 1-42 dalam Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan
Abasa merupakan surat ke-80 dalam kitab suci Al Qur'an.
Surat Abasa terdiri dari 42 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah.
Abasa memiliki arti 'Bermuka Masam' sebagaimana terdapat pada ayat pertama surat ini.
Berikut bacaan surat Abasa ayat 1-42 dalam tulisan arab dan latin beserta terjemahannya, dikutip Tribunnews.com dari laman Qur’an Kemenag:
Bacaan Surat Abasa Ayat 1-42
عَبَسَ وَتَوَلّٰىٓۙ - ١ 'Abasa wa tawallāArtinya: Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,
اَنْ جَاۤءَهُ الْاَعْمٰىۗ - ٢ An jā`ahul-a'māArtinya: Karena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).
وَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّهٗ يَزَّكّٰىٓۙ - ٣ Wa mā yudrīka la'allahụ yazzakkāArtinya: Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),
اَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرٰىۗ - ٤ Au yażżakkaru fa tanfa'ahuż-żikrāArtinya: Atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?
اَمَّا مَنِ اسْتَغْنٰىۙ - ٥ Ammā manistagnāArtinya: Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),
فَاَنْتَ لَهٗ تَصَدّٰىۗ - ٦ Fa anta lahụ taṣaddāArtinya: Maka engkau (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,
وَمَا عَلَيْكَ اَلَّا يَزَّكّٰىۗ - ٧ Wa mā 'alaika allā yazzakkāArtinya: Padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
وَاَمَّا مَنْ جَاۤءَكَ يَسْعٰىۙ - ٨ Wa ammā man jā`aka yas'āArtinya: Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
وَهُوَ يَخْشٰىۙ - ٩ Wa huwa yakhsyāArtinya: Sedang dia takut (kepada Allah),
فَاَنْتَ عَنْهُ تَلَهّٰىۚ - ١٠ Fa anta 'an-hu talahhāArtinya: Engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.
كَلَّآ اِنَّهَا تَذْكِرَةٌ ۚ - ١١ Kallā innahā tażkirahArtinya: Sekali-kali jangan (begitu)! Sungguh, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
فَمَنْ شَاۤءَ ذَكَرَهٗ ۘ - ١٢ Fa man syā`a żakarahArtinya: Maka barangsiapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,
فِيْ صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍۙ - ١٣ Fī ṣuḥufim mukarramahArtinya: Di dalam kitab-kitab yang dimuliakan (di sisi Allah),
مَّرْفُوْعَةٍ مُّطَهَّرَةٍ ۢ ۙ - ١٤ Marfụ'atim muṭahharahArtinya: Yang ditinggikan (dan) disucikan,
بِاَيْدِيْ سَفَرَةٍۙ - ١٥ Bi`aidī safarahArtinya: Di tangan para utusan (malaikat),
كِرَامٍۢ بَرَرَةٍۗ - ١٦ Kirāmim bararahArtinya: Yang mulia lagi berbakti.
قُتِلَ الْاِنْسَانُ مَآ اَكْفَرَهٗۗ - ١٧ Qutilal-insānu mā akfarahArtinya: Celakalah manusia! Alangkah kufurnya dia!
مِنْ اَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهٗۗ - ١٨ Min ayyi syai`in khalaqahArtinya: Dari apakah Dia (Allah) menciptakannya?
مِنْ نُّطْفَةٍۗ خَلَقَهٗ فَقَدَّرَهٗۗ - ١٩ Min nuṭfah, khalaqahụ fa qaddarahArtinya: Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.
ثُمَّ السَّبِيْلَ يَسَّرَهٗۙ - ٢٠ Summas-sabīla yassarahArtinya: Kemudian jalannya Dia mudahkan,
ثُمَّ اَمَاتَهٗ فَاَقْبَرَهٗۙ - ٢١ Tsumma amātahụ fa aqbarahArtinya: Kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya,
ثُمَّ اِذَا شَاۤءَ اَنْشَرَهٗۗ - ٢٢ Tsumma iżā syā`a ansyarahArtinya: Kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ اَمَرَهٗۗ - ٢٣ Kallā lammā yaqḍi mā amarahArtinya: Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
فَلْيَنْظُرِ الْاِنْسَانُ اِلٰى طَعَامِهٖٓ ۙ - ٢٤ Falyanẓuril-insānu ilā ṭa'āmihArtinya: Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
اَنَّا صَبَبْنَا الْمَاۤءَ صَبًّاۙ - ٢٥ Annā ṣababnal-mā`a ṣabbāArtinya: Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
ثُمَّ شَقَقْنَا الْاَرْضَ شَقًّاۙ - ٢٦ Tsumma syaqaqnal-arḍa syaqqāArtinya: Kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
فَاَنْۢبَتْنَا فِيْهَا حَبًّاۙ - ٢٧ Fa ambatnā fīhā ḥabbāArtinya: Lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
وَّعِنَبًا وَّقَضْبًاۙ - ٢٨ Wa 'inabaw wa qaḍbāArtinya: Dan anggur dan sayur-sayuran,
وَّزَيْتُوْنًا وَّنَخْلًاۙ - ٢٩ Wa zaitụnaw wa nakhlāArtinya: Dan zaitun dan pohon kurma,
وَّحَدَاۤئِقَ غُلْبًا - ٣٠ Wa ḥadā`iqa gulbāArtinya: Dan kebun-kebun (yang) rindang,
وَفَاكِهَةً وَّاَبًّا - ٣١ Wa fākihataw wa abbāArtinya: Dan buah-buahan serta rerumputan.
مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ - ٣٢ Matā'al lakum wa li`an'āmikumArtinya: (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
فَاِذَا جَاۤءَتِ الصَّاۤخَّةُ ۖ - ٣٣ Fa iżā jā`atiṣ-ṣākhkhahArtinya: Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ اَخِيْهِۙ - ٣٤ Yauma yafirrul-mar`u min akhīhArtinya: Pada hari itu manusia lari dari saudaranya,
وَاُمِّهٖ وَاَبِيْهِۙ - ٣٥ Wa ummihī wa abīhArtinya: Dan dari ibu dan bapaknya,
وَصَاحِبَتِهٖ وَبَنِيْهِۗ - ٣٦ Wa ṣāḥibatihī wa banīhArtinya: Dan dari istri dan anak-anaknya.
لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَىِٕذٍ شَأْنٌ يُّغْنِيْهِۗ - ٣٧ Likullimri`im min-hum yauma`iżin sya`nuy yugnīhArtinya: Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ مُّسْفِرَةٌۙ - ٣٨ Wujụhuy yauma`iżim musfirahArtinya: Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ ۚ - ٣٩ Dāḥikatum mustabsyirahArtinya: Tertawa dan gembira ria,
وَوُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌۙ - ٤٠ Wa wujụhuy yauma`iżin 'alaihā gabarahArtinya: Dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),
تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ ۗ - ٤١ Tarhaquhā qatarahArtinya: Tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ ࣖ - ٤٢ Ulā`ika humul-kafaratul-fajarahArtinya: Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)
Tag: #surat #abasa #ayat #dalam #tulisan #arab #latin #terjemahan