Bolehkah Salat Witir Hanya 1 Rakaat Setelah Tarawih? Ini Penjelasan Lengkapnya
bacaan niat sholat tarawih dan witir sendiri berjamaah (Pexels)
16:33
19 Februari 2026

Bolehkah Salat Witir Hanya 1 Rakaat Setelah Tarawih? Ini Penjelasan Lengkapnya

Baca 10 detik
  • Salat Witir adalah sunnah muakkad yang dikerjakan malam hari dengan jumlah ganjil, berfungsi sebagai penutup seluruh sholat malam.
  • Jumlah rakaat sholat Witir minimal satu rakaat menurut Imam Syafi'i, maksimal 11 rakaat.
  • Waktu pelaksanaan Witir setelah Isya hingga sebelum Subuh, lebih utama dilakukan setelah Tahajud.

Memasuki bulan suci Ramadan, salat tarawih dan witir menjadi ibadah yang paling dinanti-nanti umat Muslim.

Namun, sering kali umat Muslim bingung berapa rakaat sebenarnya salat witir yang sebenarnya dan bolehkah hanya menjalankannya 1 rakaat saja?

Secara bahasa, Witir berarti ganjil. Salat witir adalah salat sunnah muakkad atau sangat dianjurkan yang dikerjakan pada malam hari dengan jumlah rakaat ganjil.

Bahkan, Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan salat ini, baik saat sedang di rumah maupun dalam perjalanan.

Fungsi utama salat witir adalah sebagai penutup seluruh salat malam, tidak hanya menutup salat tarawih.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi "Jadikanlah akhir salat malam kalian dengan witir." (HR. Muslim).

Ilustrasi Doa - Kapan Doa Qunut Salat Witir Mulai Dibaca Saat Salat Tarawih di bulan Ramadan?. ANTARA/shutterstock.com PerbesarIlustrasi Doa - Kapan Doa Qunut Salat Witir Mulai Dibaca Saat Salat Tarawih di bulan Ramadan?. ANTARA/shutterstock.com

Lalu, Bolehkah Salat Witir Hanya 1 Rakaat?

Banyak yang mengira witir harus selalu tiga rakaat. Padahal, jumlahnya sangat fleksibel, mulai dari 1, 3, 5, 7, 9, hingga maksimal 11 rakaat.

1. Salat Witir Satu Rakaat

Bagi Anda yang mungkin sudah sangat lelah atau waktu subuh sudah mepet, mengerjakan salat witir satu rakaat saja hukumnya sah.

Hal ini sesuai dengan pendapat Imam Syafi'i yang menyebut satu rakaat sudah termasuk salat witir.

2. Salat Witir Tiga Rakaat

salat Witir 3 rakaat adalah jumlah yang paling sering dikerjakan di masjid-masjid Indonesia setelah tarawih. Namu, ada dua cara pelaksanaannya:

  • Cara Pertama (Fashal): Mengerjakan dua rakaat lalu salam, kemudian ditambah satu rakaat lagi lalu salam (2+1).
  • Cara Kedua (Washal): Langsung mengerjakan tiga rakaat sekaligus dengan satu kali salam di akhir.

3. Salat Rakaat Lima hingga Sebelas Rakaat

Jika Anda ingin menambah pahala, Anda bisa mengerjakan witir sebanyak 5, 7, 9, hingga 11 rakaat.

Namun, 11 rakaat adalah batas maksimal menurut mayoritas ulama.

Perbedaan jumlah rakaat ini juga ternyata bersumber dari ijtihad para imam besar:

Berdasarkan Imam Malik, salat witir minimal terdiri dari tiga rakaat, dengan format dua rakaat (syaf'u) dan satu rakaat (witir) yang dipisah.

Berdasarkan Imam Abu Hanifah, salat witir wajib dijalankan tiga rakaat dengan satu kali salam, mirip seperti cara salat Maghrib.

Sedangkan Imam Syafi'i, memperbolehkan solat witir hanya satu rakaat saja sebagai batas minimal witir yang sah.

Kapan Waktu Pelaksanaannya?

Waktu salat witir dimulai setelah salat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Di bulan Ramadhan, biasanya langsung dikerjakan setelah tarawih.

Namun, bila Anda berencana bangun malam untuk salat Tahajud, lebih utama melaksanakan witir di akhir malam sebagai penutup.

Tapi kalau khawatir tidak bisa bangun, lebih baik witir dikerjakan langsung setelah tarawih agar tetap mendapat pahalanya.

Editor: Agatha Vidya Nariswari

Tag:  #bolehkah #salat #witir #hanya #rakaat #setelah #tarawih #penjelasan #lengkapnya

KOMENTAR