Apa Jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal? Ikut Dipuji usai Timnas Juara 2 Piala Asia Futsal
Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia melangkah ke final Piala Asia Futsal 2026 menjadi momen bersejarah yang memicu euforia nasional.
Untuk pertama kalinya, skuad Merah Putih berhasil menembus partai puncak turnamen futsal paling prestisius di Asia.
Namun di balik sorak sorai dan pujian yang mengalir, satu sosok justru memilih bersikap rendah hati yakni Atta Halilintar.
Atta Halilintar rupanya menolak disanjung secara personal atas pencapaian besar tersebut.
Dia menegaskan bahwa keberhasilan Timnas Futsal Indonesia merupakan buah kerja kolektif seluruh elemen futsal nasional, bukan hasil kerja satu atau dua orang saja.
Lantas sebenarnya apa jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal Indonesia? Simak penjelasan berikut ini.
Jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal Indonesia
PerbesarAtta Halilintar [Instagram/@attahalilintar]Atta Halilintar memiliki jabatan strategis sebagai Wakil Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk periode 2024–2028.
Suami Aurel Hermansyah itu mendampingi Michael Victor Sianipar, yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum FFI dalam Kongres Luar Biasa di Jakarta.
Susunan pengurus inti FFI periode 2024–2028 adalah sebagai berikut:
- Ketua Umum: Michael Victor Sianipar
- Wakil Ketua Umum: Atta Halilintar
- Sekretaris Jenderal: Perbager
- Bendahara Umum: Rorian Pratyaksa
Anggota Komite Eksekutif (Exco)
- Kawendra Lukistian
- Herman
- Andri Paranoan
- Noersing
- Celni Pita Sari
Michael Sianipar menilai Atta Halilintar sebagai figur muda yang kreatif, memiliki pengalaman panjang di futsal, serta punya energi besar untuk mendorong kemajuan olahraga ini.
"Atta punya klub futsal bertahun-tahun. Dia bukan orang baru dan punya passion besar. Kami yakin kontribusinya akan signifikan," ujarnya.
Sementara itu keseriusan Atta dalam menjalankan tugasnya di federasi tidak sekadar simbolis. Dia mengambil langkah tegas dengan membubarkan klub futsal profesional miliknya, Pendekar United, demi menghindari konflik kepentingan.
Langkah ini mendapat apresiasi luas, karena menunjukkan komitmen Atta untuk menjaga integritas federasi dan fokus penuh pada kepentingan futsal nasional.
Reaksi Atta Halilintar: Bangga, tapi Enggan Dipuja
PerbesarAtta Halilintar [Instagram/@attahalilintar]Atta Halilintar hadir langsung menyaksikan laga semifinal tersebut. Lewat unggahan Instagram Story, dia membagikan berbagai momen emosional dari rasa haru hingga kebanggaan melihat perjuangan para pemain.
Salah satu unggahan yang menjadi sorotan adalah repost dari seorang suporter yang menyebut Atta sebagai "pahlawan di balik perjalanan futsal Indonesia".
Menanggapi pujian itu, Atta langsung merespons dengan sikap yang menyejukkan.
"Ini semua berkat kerja sama semua pihak di futsal Indonesia yang luar biasa," tulis Atta Halilintar.
Pernyataan ini mencerminkan sikap kepemimpinan Atta yang menempatkan prestasi sebagai hasil kolaborasi, bukan panggung individu.
Sejarah Baru Timnas Futsal Indonesia
PerbesarTimnas Futsal Indonesia [Instagram/@attahalilintar]Indonesia memastikan tiket final Piala Asia Futsal 2026 setelah menyingkirkan raksasa Asia, Jepang, dengan skor 5-3 pada laga semifinal yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Pertandingan berlangsung dramatis sejak menit awal.
Gol Indonesia dicetak oleh Samuel Eko, disusul gol bunuh diri pemain Jepang, Takehiro Motoishi. Jepang sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat Motoishi dan Kazuya Shimizu pada menit ke-31 dan ke-35. Indonesia kembali unggul 3-2 di menit ke-38, sebelum Jepang memaksa skor imbang 3-3 lewat penalti.
Di masa tambahan waktu, mental juara Garuda benar-benar diuji. Dua gol penentu dari Reza Gunawan dan Dewa Rizki memastikan kemenangan 5-3 sekaligus mengantar Indonesia ke final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Asia Futsal.
Kabar terbaru, Timnas Futsal Indonesia berhasil mengamankan posisi Juara Dua Piala Asia Futsal 2026 usai kalah dramatis dari Iran lewat adu penalti 4-5 usai bermain imbang 5-5 di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2/2026) malam. Meski kalah, Atta tetap menyatakan rasa bangganya.
"BANGGA! Kalah dengan hormat di Final. Terima kasih telah menjadi pahlawan bangsa di turnamen AFC kali ini. Kalian membuka mata dunia, bahwa level perjuangan futsal Indonesia hari ini sudah berbeda," tulis Atta.
"Final yang luar biasa. Hanya kalah lewat adu penalti. sejarah tercipta untuk Merah Putih. Ini bukan akhir. Ini adalah awal dari mimpi yang jauh lebih besar. Indonesia bangga pada kalian," pungkasnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Tag: #jabatan #atta #halilintar #federasi #futsal #ikut #dipuji #usai #timnas #juara #piala #asia #futsal