Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
Kehabisan tiket mudik menjadi mimpi buruk bagi para pemudik, khususnya para perantau.
Adapun untuk menghindari para pemudik tak bisa pulang lebaran tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mulai bersiap mengantisipasi lonjakan penumpang melalui tiket kereta tambahan.
Meskipun tiket kereta reguler sudah dapat dipesan secara bertahap sejak awal Februari 2026 melalui skema H-45, minat masyarakat tetap sangat tinggi.
Terutama untuk keberangkatan pada tanggal-tanggal favorit seperti H-3 hingga H-1 Lebaran, ketersediaan kursi mulai menipis sehingga penambahan armada menjadi langkah yang sangat dinantikan.
Lantas, kapan pemudik dapat membeli tiket tambahan lebaran 2026?
Kapan penjualan tiket susulan dibuka?
KAI mengonfirmasi bahwa rencana pengoperasian kereta api tambahan sedang dalam tahap finalisasi.
Pihak manajemen melalui Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/2/2026) menyatakan bahwa pengumuman resmi mengenai jadwal operasional dan jumlah kereta tambahan akan disampaikan dalam waktu dekat setelah seluruh perencanaan matang.
Meski tanggal pastinya belum dirilis secara spesifik, pembukaan tiket susulan ini biasanya dilakukan segera setelah jadwal kereta tambahan selesai dipetakan oleh KAI.
Masyarakat disarankan untuk memantau ketersediaan tiket secara berkala, mengingat proses penjualan tiket reguler sendiri sudah mencapai puncaknya untuk jadwal keberangkatan hingga hari H Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Sabtu (7/2/2026) juga menjelaskan bahwa hingga awal Februari 2026, jumlah tiket yang dipesan untuk periode pertengahan hingga akhir Maret sudah mendekati angka 500.000 tiket.
Mengingat tingginya antusiasme ini, kehadiran kereta tambahan bertujuan untuk mengakomodasi fleksibilitas jadwal bagi masyarakat yang belum mendapatkan kuota keberangkatan.
Berdasarkan data yang disampaika, berikut adalah rincian jumlah tiket yang telah terjual pada tanggal-tanggal penting menjelang Lebaran 2026 (per tanggal 5 Februari 2026).
- H-3 Lebaran (18 Maret 2026): Terjual sebanyak 58.430 tiket.
- H-2 Lebaran (19 Maret 2026): Terjual sebanyak 60.577 tiket.
- H-1 Lebaran (20 Maret 2026): Terjual sebanyak 47.490 tiket.
- H1 Lebaran (21 Maret 2026): Terjual sebanyak 41.228 tiket.
- H2 Lebaran (22 Maret 2026): Terjual sebanyak 39.802 tiket.
Secara keseluruhan, hingga periode awal Februari tersebut, total tiket yang sudah dipesan masyarakat untuk keberangkatan tanggal 11 Maret sampai 22 Maret 2026 telah mencapai 496.967 tiket.
Data ini menunjukkan bahwa keberangkatan pada H-3 dan H-2 Lebaran menjadi waktu yang paling diminati oleh masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.
Berkaca pada fakta bahwa penjualan tiket masih terus berlangsung dengan skema H-45, jumlah angka penjualan tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Proses pembelian tiket kereta tambahan nantinya tetap mengikuti ketentuan yang berlaku yang merujuk pada aturan standar angkutan lebaran demi menjaga ketertiban dan keamanan.
Berdasarkan informasi dari KAI, berikut adalah beberapa syarat dan aturan yang perlu diperhatikan.
- Identitas Asli dan Tunggal
Setiap pemesanan tiket wajib menggunakan data identitas asli. Satu identitas hanya berlaku untuk satu nama penumpang guna memastikan akurasi data manifest perjalanan.
- Teknologi Face Recognition
Proses masuk ke peron (boarding) kini didukung oleh teknologi pengenalan wajah. Hal ini bertujuan untuk mempermudah verifikasi tanpa harus menunjukkan dokumen fisik secara berulang, sekaligus meningkatkan aspek keamanan.
- Pemesanan Melalui Kanal Resmi
Masyarakat sangat disarankan untuk melakukan transaksi melalui aplikasi Access by KAI atau kanal penjualan resmi lainnya. Penggunaan aplikasi ini juga memungkinkan akses ke fitur connecting train sebagai solusi jika tiket perjalanan langsung sudah tidak tersedia.
- Pembatasan Kode Booking
KAI menerapkan pembatasan transaksi pada satu kode pemesanan untuk menghindari potensi penyalahgunaan sistem pemesanan dan memberikan kesempatan yang lebih merata kepada seluruh calon penumpang.
- Pemeriksaan Sarana
Selain syarat administratif, KAI juga memastikan bahwa seluruh armada tambahan telah melewati pemeriksaan menyeluruh, baik pada aspek lokomotif maupun rangkaian kereta, guna menjamin kenyamanan selama perjalanan.
Masyarakat diharapkan untuk rutin memantau aplikasi resmi secara berkala karena peluang mendapatkan tiket masih tersedia, baik melalui peluncuran kereta tambahan maupun dari kursi yang tersedia kembali akibat pembatalan oleh penumpang lain.
Kontributor : Armand Ilham
Tag: #kapan #tiket #kereta #tambahan #lebaran #2026 #dibuka #jangan #sampai #ketinggalan #jadwalnya