Banyak Pasangan Siapkan Budget Pernikahan Berkisar Rp 250–500 Juta
– Menyiapkan anggaran pernikahan sejak awal kini menjadi salah satu langkah paling krusial bagi calon pengantin, agar perayaan berjalan sesuai harapan, tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.
Survei terbaru dari platform direktori pernikahan Bridestory menunjukkan, rata-rata calon pengantin di Indonesia mempersiapkan budget pernikahan di kisaran Rp 250 juta hingga Rp 500 juta.
Head of Marketing Bridestory, Natasza Kurniawan menjelaskan, data ini tidak hanya menjadi potret kondisi pasar, tetapi juga menjadi pijakan penting bagi para vendor dan pelaku industri pernikahan untuk memahami kebutuhan calon pengantin.
“Dari data Wedding Survey Report ini, Bridestory ingin membantu para vendor dan pelaku industri pernikahan memahami perilaku, preferensi, serta ekspektasi calon pengantin masa kini secara lebih mendalam,” jelas Natasza, seperti dikutip dari siaran pers Bridestory, Senin (26/1/2026).
Survei ini menjadi salah satu referensi komprehensif tentang bagaimana pasangan merancang pernikahan mereka, mulai dari alokasi anggaran, waktu persiapan, hingga cara memilih vendor yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pribadi.
Survei dilakukan ke 5.000 calon pengantin di akhir 2025
Ilustrasi pernikahan.
Bridestory kembali merilis data-data informatif seputar pernikahan yang dikumpulkan melalui survei yang dilakukan di akhir tahun 2025 kepada 5.000 calon pengantin.
Survei ini melibatkan responden dengan komposisi 58,7 persen perempuan dan 41,3 persen laki-laki.
Sebagian besar responden berada di rentang usia 25 hingga 30 tahun, yang mencerminkan usia produktif dan usia ideal menikah bagi banyak pasangan di Indonesia saat ini.
Kelompok usia ini umumnya berada pada fase awal kemapanan finansial, sehingga keputusan mengenai anggaran pernikahan sering kali menjadi pertimbangan matang antara keinginan pribadi dan kemampuan ekonomi.
Data ini sekaligus memperlihatkan bagaimana generasi muda memandang pernikahan bukan hanya sebagai seremoni, tetapi juga sebagai proyek besar yang membutuhkan perencanaan detail, riset mendalam, dan pengelolaan anggaran yang cermat.
Bagi banyak pasangan, pernikahan menjadi momen sekali seumur hidup yang ingin diwujudkan secara berkesan, namun tetap terukur secara finansial.
Mayoritas pasangan siapkan budget Rp 250–500 Juta
Berbicara soal anggaran yang dipersiapkan untuk menggelar pernikahan, mayoritas responden mengaku menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 juta hingga Rp 500 juta.
Persentasenya mencapai 39,9 persen, menjadikan kisaran ini sebagai pilihan terbanyak di antara para calon pengantin.
Sementara itu, 24,7 persen responden mengalokasikan dana yang lebih besar, yaitu di rentang Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.
Angka ini menunjukkan bahwa tidak sedikit pasangan yang siap menggelontorkan dana besar demi mewujudkan pernikahan impian mereka dengan konsep yang lebih eksklusif dan detail yang lebih kompleks.
Di sisi lain, 22,3 persen responden memilih membatasi budget pernikahan mereka di angka maksimal Rp 250 juta.
Kelompok ini umumnya lebih mengedepankan efisiensi dan kesederhanaan, tanpa mengurangi makna sakral dari pernikahan itu sendiri.
Variasi anggaran ini menggambarkan bahwa industri pernikahan di Indonesia semakin inklusif, melayani berbagai segmen dengan kemampuan finansial yang berbeda.
Persiapan lebih dari setahun jadi pilihan terbanyak
Sementara itu, survei ini juga melaporkan bahwa durasi persiapan menjadi faktor kunci dalam kelancaran sebuah perayaan pernikahan.
Berdasarkan hasil survei, sebagian besar pasangan membutuhkan waktu lebih dari 12 bulan untuk mempersiapkan pernikahan mereka. Angkanya mencapai 44,1 persen responden.
Persiapan panjang ini dilakukan lantaran banyak hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari pencarian vendor, diskusi demi diskusi dengan wedding planner, menyusun anggaran pernikahan dan mempersiapkan budget, hingga implementasi tema yang sesuai dengan harapan pasangan.
Kemudian, 30,3 persen responden lainnya mempersiapkan pernikahan dalam kurun waktu 9 hingga 12 bulan.
Rentang waktu ini dinilai cukup ideal karena memungkinkan pasangan untuk mengatur semua detail dengan lebih terstruktur tanpa terburu-buru.
Meski demikian, ada pula pasangan yang hanya membutuhkan waktu 3 hingga 6 bulan, yakni sebesar 7,5 persen. Bahkan, sebagian kecil lainnya mempersiapkan pernikahan dalam waktu yang lebih singkat dari itu.
Meskipun jumlahnya tidak besar, fenomena ini menunjukkan bahwa kebutuhan dan kondisi setiap pasangan sangat beragam.
Portofolio dan harga jadi penentu pemilihan vendor
Dalam memilih vendor pernikahan, portofolio vendor dan harga yang ditawarkan menjadi salah satu penentu utama bagi calon pengantin.
Bagi pasangan masa kini, transparansi menjadi kunci. Mereka cenderung memilih vendor yang mampu menampilkan hasil kerja secara detail dan konsisten, sehingga calon pengantin bisa membayangkan kualitas layanan yang akan mereka terima.
Selain itu, pameran pernikahan dan media sosial juga menjadi sumber informasi lain yang kerap dimanfaatkan untuk membandingkan layanan, harga, serta konsep yang ditawarkan.
Kombinasi antara platform digital, media sosial, dan event offline seperti wedding expo menunjukkan bahwa proses mencari vendor kini semakin dinamis dan terintegrasi secara digital.
Natasza menegaskan, hasil survei ini diharapkan dapat membantu seluruh ekosistem industri pernikahan, mulai dari vendor hingga platform penyedia layanan.
“Dengan insight ini, kami berharap para vendor dan juga kami sebagai wedding platform dan marketplace terbesar di Indonesia dapat menyusun strategi, layanan, inovasi, produk,” pungkas dia.
Tag: #banyak #pasangan #siapkan #budget #pernikahan #berkisar #250500 #juta