Kisi-Kisi TKA SD 2026 Pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia
Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar menjadi salah satu instrumen penting dalam pemetaan capaian akademik peserta didik di Indonesia.
Pada tahun 2026, TKA SD kembali dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan kemampuan bernalar siswa.
Pelaksanaan TKA SD 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–30 April 2026 dan seluruh rangkaian asesmennya dilakukan berbasis komputer, dengan tetap mempertimbangkan kesiapan infrastruktur serta kondisi masing-masing daerah.
TKA SD 2026 dapat diikuti oleh peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal. Meski bersifat tidak wajib, hasil nilai TKA dapat menjadi salah satu komponen pendukung dalam proses penerimaan ke jenjang pendidikan berikutnya, khususnya melalui jalur prestasi.
Oleh karena itu, siswa kelas 6 SD dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar memperoleh hasil optimal.
Dalam pelaksanaannya, TKA jenjang SD mencakup dua mata pelajaran wajib, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia.
Bentuk soal yang digunakan terdiri atas pilihan ganda tunggal dengan satu jawaban benar, serta pilihan ganda kompleks yang memungkinkan lebih dari satu jawaban benar. Model soal ini dirancang untuk mengukur pemahaman, penalaran, dan kemampuan analisis siswa secara lebih menyeluruh.
Sebagai bagian dari persiapan, siswa dapat mengikuti simulasi asesmen dan mempelajari kisi-kisi materi TKA SD 2026 yang telah disusun oleh Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikbud.
Kisi-kisi Materi TKA Matematika SD 2026
TKA Matematika SD/MI/sederajat bertujuan mengukur kemampuan siswa dalam memahami fakta, konsep, prinsip, serta prosedur matematika. Selain itu, asesmen ini juga menilai kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan permasalahan dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Muatan materi Matematika TKA SD 2026 mengacu pada elemen yang dipelajari dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, yang meliputi:
- bilangan
- geometri dan pengukuran
- smdata.
Pada elemen bilangan, siswa diuji dalam menyelesaikan permasalahan terkait pecahan senilai menggunakan gambar maupun simbol matematika.
Materi ini juga mencakup perbandingan dan pengurutan bilangan pecahan, relasi berbagai bentuk pecahan seperti pecahan sederhana, desimal, dan persen, serta operasi hitung bilangan cacah.
Selain itu, siswa perlu memahami konsep kelipatan, faktor, Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK), dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) bilangan asli.
Elemen geometri dan pengukuran meliputi pemahaman bangun datar seperti segitiga, segiempat, dan segi banyak, serta bangun ruang seperti kubus, balok, dan bangun gabungan.
Siswa juga diuji dalam pengukuran panjang, volume, berat, dan waktu beserta hubungan antar satuan bakunya. Materi lain yang diujikan mencakup keliling dan luas bangun datar, volume bangun ruang, besar sudut, penaksiran ukuran, serta laju perubahan atau kecepatan.
Sementara itu, elemen data berfokus pada kemampuan menyajikan data dalam bentuk gambar, piktogram, diagram batang, dan tabel frekuensi. Siswa juga diharapkan mampu mengambil informasi serta menggunakan data untuk menjawab permasalahan yang diberikan.
Soal-soal Matematika dalam TKA SD 2026 disajikan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti peristiwa di lingkungan personal, keluarga, maupun masyarakat sekitar.
Kompetensi yang diukur meliputi pengetahuan matematika, kemampuan representasi matematis, penalaran, pemecahan masalah, serta koneksi antar konsep matematika.
Kisi-kisi Materi TKA Bahasa Indonesia SD 2026
Berbeda dengan Matematika, TKA Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat difokuskan pada keterampilan membaca. Keterampilan ini diuji melalui dua jenis teks, yakni teks informasi dan teks fiksi. Teks yang digunakan memiliki karakteristik kosakata berupa kata dasar, kata berimbuhan, kata konkret, serta dominasi makna denotatif dengan penggunaan makna konotatif yang terbatas.
Dari segi kalimat, teks TKA Bahasa Indonesia umumnya terdiri atas 3–7 kata per kalimat dengan pola dasar SPOK. Struktur bahasa yang digunakan merupakan bahasa tulis dengan sedikit unsur bahasa lisan. Panjang wacana berkisar antara 150–200 kata, kecuali untuk teks puisi.
Aspek keterampilan membaca yang diukur meliputi kemampuan mengidentifikasi informasi tersurat, menyusun ulang dan merangkum informasi, menyimpulkan informasi tersirat, menilai gagasan atau opini dalam teks, serta menanggapi isi bacaan dan bahasa penulis.
Demikian itu kisi-kisi TKA SD 2026. Dengan memahami kisi-kisi TKA SD 2026, siswa dapat menyusun strategi belajar yang lebih terarah. Latihan soal, simulasi asesmen berbasis komputer, serta penguatan konsep dasar Matematika dan kemampuan membaca menjadi kunci utama dalam menghadapi TKA.
Persiapan yang matang diharapkan dapat membantu siswa meraih hasil terbaik dan membuka peluang lebih luas pada jenjang pendidikan selanjutnya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag: #kisi #kisi #2026 #pelajaran #matematika #bahasa #indonesia