Desainer Legendaris Valentino Garavani Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Desainer legendaris Valentino Garavani meninggal dunia di usia 93 tahun.(Instagram.com/realmrvalentino)
08:55
20 Januari 2026

Desainer Legendaris Valentino Garavani Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun

- Kabar duka datang dari dunia mode internasional. Valentino Garavani, desainer legendaris asal Italia dan pendiri rumah mode Valentino, meninggal dunia pada usia 93 tahun di kediamannya di Roma, Senin (19/1/2026).

Kabar duka ini diumumkan melalui pernyataan resmi dari yayasan miliknya, yang menyebutkan bahwa sang perancang wafat dengan tenang dikelilingi orang-orang terdekatnya.

Valentino dikenal sebagai salah satu couturier terbesar abad ke-20 yang berhasil membentuk citra kemewahan, keanggunan, dan glamour modern. 

Ia kerap dijuluki sebagai “The Last Emperor” dunia couture, merujuk pada pengaruhnya yang begitu kuat terhadap definisi busana kelas atas lintas generasi.

Upacara pemakaman dan penghormatan untuk Valentino Garavani

Dikutip dari People, Selasa (20/1/2026), melalui unggahan di Instagram resmi dan yayasannya, diumumkan bahwa prosesi penghormatan terakhir akan digelar pada 21–22 Januari 2026 di Piazza Mignanelli, Roma. 

Pemakaman akan berlangsung pada 23 Januari di Basilica Santa Maria degli Angeli e dei Martiri.

Sejumlah tokoh mode memberikan penghormatan, termasuk Pierpaolo Piccioli yang menuliskan simbol hati patah sebagai ungkapan kehilangan mendalam.

Meskipun demikian, pihak yayasan tidak memberikan informasi lebih lanjut terkait dengan penyebab meninggalnya desainer legendaris itu. 

Kepergian Valentino Garavani menandai berakhirnya satu era besar dalam sejarah mode dunia. 

Ia bukan hanya perancang busana, tetapi arsitek estetika yang mengajarkan bahwa keindahan, disiplin, dan konsistensi dapat menciptakan warisan yang abadi.

Sosok yang mendefinisikan glamour Italia

Bagi banyak orang, Valentino bukan sekadar nama desainer, melainkan simbol kejayaan mode Italia. 

Walter Veltroni, mantan Wali Kota Roma, pernah mengungkap betapa besar posisi Valentino dalam lanskap budaya dan gaya hidup Italia.

“Di Italia ada Paus, dan ada Valentino,” ujar dia seperti disadur dari The New York Times.

Dengan rambut yang selalu tertata sempurna, kulit yang kecokelatan, serta citra personal yang tak pernah lepas dari aura aristokrat, Valentino membangun persona publik yang sejalan dengan karyanya yang mewah, berkelas, dan penuh keindahan.

Filosofi mode: keindahan di atas segalanya

Desainer legendaris Valentino Garavani meninggal dunia di usia 93 tahun.Instagram.com/realmrvalentino Desainer legendaris Valentino Garavani meninggal dunia di usia 93 tahun.Berbeda dengan banyak desainer yang mengejar tren atau eksperimen radikal, Valentino menempatkan keindahan sebagai tujuan utama. 

Dalam wawancara dengan Charlie Rose pada 2009, ia mengaku selalu berupaya mencari keindahan di setiap karyanya.

“Saya selalu mencari keindahan, keindahan sejati,” tuturnya.

Ia juga menegaskan pandangannya kepada The New York Times pada 2007 bahwa dirinya ingin selalu membuat perempuan tampil cantik lewat rancangannya.

“Sangat sederhana. Saya hanya ingin membuat perempuan terlihat luar biasa,” tegas dia.

Busana ikonik yang mengiringi sejarah

Kreasi Valentino kerap hadir dalam momen-momen bersejarah. Ia merancang gaun renda krem yang dikenakan Jacqueline Kennedy saat menikah dengan Aristotle Onassis pada 1968. 

Ia juga membuat busana Farah Diba ketika melarikan diri dari Iran pada 1979, serta gaun Bernadette Chirac saat pelantikan Presiden Prancis Jacques Chirac pada 1995.

Di dunia Hollywood, karya Valentino menghiasi panggung Oscar. Julia Roberts mengenakan gaunnya saat memenangkan Aktris Terbaik pada 2001.

Sementara Cate Blanchett tampil memukau dengan gaun kuning sutra Valentino ketika meraih Oscar pada 2005.

Pengaruh besar bagi industri mode

Bersama mitra bisnisnya, Giancarlo Giammetti, Valentino turut membawa mode Italia masuk ke lingkaran elit couture dunia yang sebelumnya didominasi Paris. 

Ia membuka jalan bagi merek-merek besar Italia lain seperti Armani dan Versace.

“Dia telah menetapkan standar kemewahan,” kata Reinaldo Herrera, sahabat dekat Valentino.

Pernyataan ini menegaskan bagaimana Valentino bukan hanya menciptakan busana, tetapi juga membangun tolak ukur eksklusivitas global.

Tetap berkarya setelah pensiun

Meski telah mundur dari dunia runway, Valentino tetap aktif berkarya. Ia merancang gaun pernikahan khusus untuk tokoh-tokoh seperti Anne Hathaway dan Putri Madeleine dari Swedia, menggarap kostum opera La Traviata pada 2016.

Tah hanya itu, ia juga menerbitkan buku gaya hidup yang memadukan kuliner, desain meja makan, dan seni menjamu tamu. Baginya, merancang adalah tentang kebahagiaan. 

“Saya tidak ingin menderita saat mendesain. Saya ingin bahagia,” katanya dalam buku sejarah hidupnya yang diterbitkan pada 2007.

 

Tag:  #desainer #legendaris #valentino #garavani #meninggal #dunia #usia #tahun

KOMENTAR