Makin Sadar Hidup Sehat, Gen Z Pilih Konsultasi ke Dokter Sebelum Sakit
Ilustrasi olahraga dengan teman.(FREEPIK)
09:05
15 Januari 2026

Makin Sadar Hidup Sehat, Gen Z Pilih Konsultasi ke Dokter Sebelum Sakit

- Gen Z kini makin menunjukkan kepedulian terhadap gaya hidup sehat.

Jika dulu konsultasi ke dokter gizi identik dengan kondisi sakit, kini kian banyak anak muda yang datang dalam kondisi sehat, hanya untuk memastikan pola makan dan gaya hidupnya sudah tepat.

Dokter gizi dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.G.K. mengatakan, perubahan ini terlihat jelas dalam beberapa tahun terakhir.

“Sekarang makin banyak Gen Z yang datang bukan karena sakit, tapi karena ingin tahu, ‘dok, aku lagi rutin olahraga, makannya gimana?’ Jadi mereka sudah concern terhadap kesehatan,” ujarnya dalam acara Buavita #GlowingJUICEseyo Playcourt di Central Park Mall, Jakarta Barat, Sabtu (10/1/2026).

Menurut dr. Diana, tren ini juga didukung oleh hasil penelitian terbaru yang menunjukkan, bahwa sekitar 30 persen Gen Z dan milenial mulai aktif mencari makanan dengan kandungan gula lebih rendah serta memilih camilan yang lebih sehat. 

Bahkan, sekitar 11 persen di antaranya secara spesifik mencari makanan atau minuman yang membantu menurunkan berat badan.

FOMO turut mendorong gaya hidup sehat

Salah satu faktor utama yang mendorong perubahan ini adalah kemudahan akses informasi. Media sosial dan internet membuat Gen Z bisa mencari referensi kesehatan kapan saja.

“Sekarang informasi bisa dicari di mana saja. Tapi yang aku lihat, Gen Z juga makin selektif. Mereka enggak asal telan mentah-mentah, tapi disaring dulu,” kata dr. Diana.

Selain itu, fenomena FOMO atau fear of missing out juga berperan besar. Bedanya, menurut dr. Diana, FOMO Gen Z kini mulai bergeser ke arah yang lebih positif.

“Mereka FOMO-nya sekarang FOMO sehat. Lihat teman olahraga, ikut. Lihat teman minum yang sehat, ikut. Itu yang aku suka,” ujarnya.

Tidak menunggu sakit

Perubahan pola pikir ini dinilai sangat positif. Gen Z tidak lagi menunggu sakit untuk mulai peduli kesehatan.

“Dulu orang ke dokter gizi biasanya karena diabetes, kolesterol, atau tensi. Sekarang yang datang justru yang sehat, tapi mau lebih sehat lagi,” ujar dr. Diana.

Ia menilai, kebiasaan yang dibangun sejak muda akan membentuk pola hidup jangka panjang.

“Kalau dari muda sudah tahu lifestyle sehat, habit-nya akan kebentuk. Jangan tunggu keburu sakit baru sadar,” katanya.

Sehat bisa dimulai dari hal kecil

Meski begitu, dr. Diana menyadari karakter Gen Z yang menginginkan segalanya serba cepat dan praktis, sehingga mereka ingin tetap sehat tanpa proses yang rumit. 

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya mengarahkan pola hidup sehat agar tetap mudah dijalani, namun tidak mengabaikan prinsip gizi seimbang.

Menurut dr. Diana, kunci utamanya bukan pada kesempurnaan, melainkan konsistensi.

“Mulai aja dulu. Enggak usah ideal-ideal. Mau jalan, ya jalan dulu. Nanti lama-lama ketagihan olahraga,” katanya.

Dengan pola pikir seperti ini, gaya hidup sehat tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan bagian dari keseharian Gen Z yang makin sadar akan pentingnya menjaga tubuh sejak dini.

Langkah sederhana yang dilakukan secara rutin perlahan akan membentuk kebiasaan hidup yang lebih sehat.

Tag:  #makin #sadar #hidup #sehat #pilih #konsultasi #dokter #sebelum #sakit

KOMENTAR